Bupati Sintang Pimpin Rapat Pleno TPAKD dan Kegiatan Literasi serta Inklusi Keuangan Tahun 2026

SINTANG, TB – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memimpin Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Kegiatan Literasi serta Inklusi Keuangan Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Rabu (4/11/2026).
Rapat tersebut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat Rochma Hidayati beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Niko Dimus, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa pembentukan TPAKD bertujuan mendorong peningkatan akses keuangan masyarakat melalui berbagai program kerja yang telah diimplementasikan, seperti program Satu Rekening Satu Pelajar, Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, Layanan Keuangan Tanpa Kantor, dan berbagai program lainnya.
“Di daerah, TPAKD dibentuk untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Pembentukan TPAKD juga merupakan upaya mewujudkan amanat Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025–2045, yang menetapkan target inklusi keuangan sebesar 91 persen pada 2025 dan 98 persen pada 2045,” terang Gregorius Herkulanus Bala.
Ia menjelaskan, keberadaan TPAKD memiliki peran penting dalam menyediakan akses layanan keuangan yang mudah dijangkau, fleksibel, dan berbiaya rendah bagi masyarakat. Dengan terbentuknya TPAKD Kabupaten Sintang yang telah dikukuhkan pada 2022 lalu, diharapkan berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan lebih optimal, terutama dalam mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, seperti sektor industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Keberadaan TPAKD diharapkan dapat mendukung berbagai program prioritas pemerintah, terutama dalam mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Sintang, seperti industri dan UMKM,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu program TPAKD Kabupaten Sintang adalah membangun kelompok-kelompok usaha kecil di tengah masyarakat, kemudian membantu mencarikan akses pembiayaan melalui perbankan maupun lembaga keuangan formal lainnya.
“Jika dikelola dengan baik, TPAKD Kabupaten Sintang pasti dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara signifikan. Karena itu, kita perlu terus memperkuat kelompok-kelompok usaha kecil di masyarakat sekaligus membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi mereka,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gregorius Herkulanus Bala juga menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Kalimantan Barat yang selama ini memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program TPAKD Kabupaten Sintang.
“Secara khusus, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat yang selalu memberikan dorongan dan dukungan dalam setiap langkah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Sintang. Untuk itu, sudah selayaknya kita semua yang tergabung dalam TPAKD Kabupaten Sintang berkontribusi secara aktif agar program-program kerja yang telah disusun dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian Kabupaten Sintang secara umum,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Sintang memaparkan sejumlah program kerja TPAKD Kabupaten Sintang Tahun 2026. Program tersebut meliputi pemberdayaan UMKM menuju daya saing nasional dan global, Satu Rekening Satu Pelajar, perluasan titik akses keuangan, digitalisasi UMKM, Ayo Cerdas Berinvestasi, optimalisasi dan perluasan program jaminan sosial, serta literasi keuangan dan business matching dalam rangka mendorong inklusi keuangan.
Ia berharap seluruh program tersebut dapat dilaksanakan secara optimal melalui kerja sama dan koordinasi seluruh pihak yang tergabung dalam TPAKD sehingga akses layanan keuangan semakin luas dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sintang.