Bupati Sintang Minta OPD Kejar Realisasi APBD hingga 95 Persen

SINTANG, TB – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Selasa, 6 Oktober 2026. Rapat tersebut dilaksanakan oleh Bappeda Kabupaten Sintang dan dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati Sintang, camat, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menjelaskan, pada evaluasi realisasi anggaran yang ketiga kalinya ini, masih terdapat OPD yang realisasi anggarannya tergolong rendah, bahkan masih di bawah 50 persen.
“Yang sudah mampu mencapai realisasi anggaran cukup tinggi, saya berikan apresiasi yang tinggi dan membuat saya tenang. Saya minta semua OPD wajib mencapai realisasi anggaran 90–95 persen per 15 Desember 2026. Namun, setiap kegiatan, saya mengingatkan agar jangan sampai asal selesai, tetapi selesai dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan SOP yang ada,” pinta Gregorius Herkulanus Bala.
“Semua kepala dinas, jaraknya sama dengan saya sebagai Bupati Sintang. Tidak ada yang dekat dan tidak ada yang jauh. Semua sama dekat. Komunikasi kepala OPD harus lancar dengan kami sebagai pimpinan, dengan sesama OPD juga. Jangan ada saling menghambat,” tegas Gregorius Herkulanus Bala.
“Saya juga minta OPD yang mendapatkan anggaran dari Pemerintah Pusat untuk menyiapkan seluruh persyaratan yang diminta. Jangan ada yang tidak siap. Serapan wajib tinggi supaya tahun depan pemerintah pusat mau kasih kita dana lagi,” pinta Gregorius Herkulanus Bala.
Kepala Bappeda Kabupaten Sintang Kurniawan menjelaskan, seluruh proses pencairan dana APBD Tahun Anggaran 2026 akan ditutup pada 15 Desember 2026. Dengan demikian, masih terdapat waktu sekitar dua bulan untuk melaksanakan APBD Murni dan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
“Per 6 Oktober 2026, setelah ditambah APBD Perubahan, realisasi anggaran baru 53 persen. Masih ada dana Rp230 miliar lagi yang harus dibelanjakan dalam dua bulan ke depan. Maka, OPD yang mendapatkan dana besar segera kebut pelaksanaan kegiatan. Pertengahan November 2026, kita akan kumpul lagi dan melakukan evaluasi,” terang Kurniawan.
“Saat ini ada 39 OPD yang realisasi anggarannya berada di rentang 50–75 persen. Ada delapan OPD yang realisasi anggarannya berada di rentang 0–50 persen. Delapan OPD ini yang saya ingatkan agar melakukan langkah-langkah ekstra untuk melakukan percepatan,” terang Kurniawan.