Hadiri Penutupan Raida Kalbar 2025, Ini Kata Ketua DPRD Sintang

SINTANG, TB – Kegiatan Raimuna Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat tahun 2025 di Kabupaten Sintang telah resmi ditutup pada Sabtu, 29 November 2025. Penutupan berlangsung di Stadion Baning Sintang setelah rangkaian acara berjalan selama enam hari sejak dibuka pada 25 November lalu. Para peserta dari 14 kabupaten dan kota mengikuti kegiatan ini sampai akhir.
Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Indra Subekti, hadir pada penutupan tersebut. Ia ikut menabuh gendang sebagai tanda berakhirnya kegiatan Raimuna tingkat provinsi itu. Kehadiran Indra menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan generasi muda melalui kegiatan Pramuka.
Indra menyampaikan apresiasi kepada panitia dan semua pihak yang sudah bekerja keras sehingga Raimuna dapat berjalan dengan baik di Bumi Senentang. Ia menilai kegiatan ini memberikan banyak manfaat dan pengalaman baru bagi seluruh peserta.
“Saya melihat kegiatan ini berjalan tertib dan memberi banyak pembelajaran untuk adik-adik peserta,” kata Indra Subekti.
Harapan juga ia sampaikan agar seluruh pengalaman selama enam hari ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat saat peserta kembali ke daerah masing-masing. Menurutnya, berbagai agenda Raimuna sangat membantu pengembangan karakter, pengetahuan, dan kemampuan kerja sama.
“Saya berharap apa yang mereka pelajari di sini bisa dipakai dalam kegiatan Pramuka di daerah mereka maupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,” ujarnya.
Legislator Partai Nasdem ini juga mengucapkan terima kasih kepada pembina, pendamping, dan panitia yang sudah merancang kegiatan sejak awal. Ia menilai kerja sama semua pihak telah membuat seluruh peserta merasa nyaman selama berada di Sintang.
“Saya berterima kasih kepada panitia yang sudah menyiapkan kegiatan ini dengan rapi dan baik untuk semua peserta,” ungkapnya.
Selain bermanfaat bagi peserta, Raimuna Daerah juga dinilai memberi dampak positif bagi Kabupaten Sintang. Peserta dari berbagai daerah dapat melihat langsung suasana, budaya, dan potensi wisata yang ada. Melalui pengalaman tersebut, Indra berharap Sintang semakin dikenal oleh banyak orang.
“Saya yakin para peserta bisa menceritakan pengalaman mereka tentang Sintang sehingga ikut membantu memperkenalkan daerah kita,” pungkasnya.