Dorong Perbaikan Sektor Pendidikan dan Kesehatan

SINTANG, TB – Upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sintang dinilai masih menghadapi berbagai tantangan mendasar yang belum terselesaikan. Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak, menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dipandang dari satu aspek saja, melainkan harus dilihat secara menyeluruh, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan.
Yohanes Rumpak menilai, rendahnya capaian IPM saat ini tidak terlepas dari masih terbatasnya dukungan terhadap dua sektor tersebut. Di lapangan, berbagai persoalan mendasar masih ditemukan, mulai dari fasilitas kesehatan yang belum memadai hingga kesejahteraan tenaga pendidik yang jauh dari ideal.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia belum berjalan optimal. Padahal, pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kalau ingin IPM meningkat secara signifikan, maka perhatian terhadap pendidikan dan kesehatan harus benar-benar menjadi prioritas utama,” kata Rumpak.
Lebih jauh, Yohanes Rumpak mengungkapkan realitas di lapangan yang masih memprihatinkan. Ia menyebutkan, masih ada guru honorer yang menerima gaji sekitar Rp500 ribu per bulan, sementara di sisi lain fasilitas dasar seperti timbangan bayi di posyandu juga belum tersedia secara merata.
“Masih ada guru honorer yang digaji sangat minim. Bahkan alat sederhana seperti timbangan bayi pun belum semua tersedia, padahal itu penting untuk memantau tumbuh kembang anak,” beber Rumpak.
Yohanes Rumpak juga menyoroti keterbatasan anggaran daerah yang menjadi salah satu faktor penghambat. Namun demikian, menurutnya kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk lambat dalam melakukan pembenahan.
Sebaliknya, ia mendorong agar pemerintah mampu menyusun strategi yang lebih tepat dalam pengalokasian anggaran, sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Dengan anggaran yang terbatas, kita harus lebih cermat. Program yang dijalankan harus tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Yohanes Rumpak berharap, dengan langkah yang lebih terarah dan komitmen yang kuat, berbagai persoalan mendasar tersebut dapat diatasi secara bertahap, sehingga kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Sintang dapat terus mengalami peningkatan.