DPRD Sintang Apresiasi Peran Swasta dalam Operasi Pasar

SINTANG, TB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, memberikan apresiasi terhadap keterlibatan pihak swasta yang turut mendukung upaya pemerintah dalam menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah dinamika ekonomi yang masih terus berfluktuasi.

Sebastian Jaba mencontohkan peran aktif Bank Kalbar yang ikut serta memberikan subsidi sembako dalam kegiatan operasi pasar yang digelar di Kecamatan Kelam Permai. Ia menilai inisiatif tersebut merupakan bentuk sinergi yang patut dicontoh oleh pihak swasta lainnya, karena secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Keberadaan operasi pasar memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi warga yang mengalami kesulitan ekonomi,” ujar Jaba.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini menilai bahwa meskipun operasi pasar telah berjalan dan memberikan manfaat, cakupannya masih perlu diperluas. Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Sintang memiliki wilayah yang luas dengan 14 kecamatan, sebagian di antaranya merupakan daerah terpencil dengan akses transportasi dan distribusi barang yang cukup sulit.

Menurut Sebastian Jaba, selama ini kegiatan operasi pasar cenderung lebih sering difokuskan di wilayah yang dekat dengan pusat kota. Padahal, kebutuhan masyarakat di pelosok terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau tidak kalah mendesaknya. Bahkan, seringkali harga di wilayah terpencil jauh lebih tinggi karena panjangnya rantai distribusi.

“Harapan kita ke depan ada kebijakan khusus sehingga masyarakat di wilayah terpencil juga dapat mengakses sembako dengan harga murah,” kata Jaba.

Sebastian Jaba juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dapat terus ditingkatkan, sehingga jangkauan operasi pasar semakin luas hingga ke daerah yang jauh dari pusat kota. Menurutnya, peran swasta tidak hanya terbatas pada penyediaan dana atau subsidi, tetapi juga dapat berupa dukungan logistik yang memungkinkan operasi pasar menjangkau kecamatan-kecamatan yang sulit dijangkau.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dengan adanya sinergi seperti yang dilakukan Bank Kalbar ini, kita optimistis masyarakat di seluruh kecamatan, termasuk yang terpencil, bisa merasakan manfaat yang sama,” pungkasnya.

 

__Terbit pada
25 Maret 2026
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *