Jaga Kelestarian Alam, Zulkarnain : Stop Ijin Perkebunan Sawit

SINTANG, TB – Zulkarnain, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mengatakan bahwa banjir yang kerap terjadi di Kabupaten Sintang akhir-akhir ini tidak terlepas dari banyaknya izin yang diterbitkan oleh pemerintah pusat untuk perusahaan perkebunan sawit.
Menurutnya, masuknya perusahaan sawit di Kabupaten Sintang tentunya mengakibatkan kerusakan ekosistem terutama terjadi pembabatan hutan yang merupakan daerah serapan air.
“Mengenai masuknya investasi perusahaan kelapa sawit di daerah kita, tentu ini menjadi salah satu persoalan yang harus segera ditangani agar lahan hutan kita tak lagi dibabat untuk kepentingan semata, tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan,” ujar Zulkarnain kepada awak media.
Zulkarnain juga menyebutkan akibat yang ditimbulkan dengan masuknya investasi perusahaan sawit yaitu menyebabkan hilangnya hutan yang selama ini menjadi kawasan daerah serapan air. Maka dari itu, dirinya meminta kepada pemerintah untuk berhenti memberikan izin investasi kepada pihak perusahaan yang akan membuka lahan baru di Kabupaten Sintang.
“Kita mendesaklah kepada pemerintah untuk tidak memberikan izin lagi, mau jadi apa ke depan Kabupaten Sintang ini kalau semua hutan kita berubah jadi perkebunan kelapa sawit. Jika kondisi ini terus berlarut larut maka akan habislah hutan kita, akan habislah lahan kita, trus apa yang akan dinikmati anak cucu kita nantinya,” kata Zulkarnain.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan V ini menyarankan Kabupaten Sintang ada baiknya menjadi Kabupaten Konservasi, hal ini mengingat kondisi hutan saat ini sudah sangat memprihatinkan dan banjir terus-terusan melanda kabupaten ini.
“Kabupaten Sintang ini kan akhir-akhir ini banjir terus, kalau masih sayang dengan Kabupaten Sintang maka jadi kan Kabupaten ini menjadi Kabupaten konservasi,” ujar Politisi dari Partai Hati Nurani Rakyat.
Terakhir Zulkarnain berharap untuk bisa bersama-sama menjaga kelestarian hutan demi keberlangsungan kehidupan anak cucu kedepannya dan berharap jangan ada lagi terbit izin usaha perkebunan kelapa sawit baru.
“Mari kita sama-sama menjaga kelestarian hutan di Kabupaten Sintang.Jangan lagi kita biarkan investasi perkebunan sawit terus merusak dan membabat hutan kita , karena dampaknya sangat tidak baik bagi keberlangsungan kita di masa yang akan datang,” pintanya.