Anggota Dewan Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

SINTANG, TB – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman mengunjungi konstituen di daerah pemilihan (dapil) IV untuk mempererat tali silaturami dan menampung aspirasi yang akan diperjuangkannya melalui jalur legislatif.

Disela kunjungannya, Sudirman kerap menemukan keluhan dari masyarakat khususnya yang bertani sawit mengeluhkan susahnya untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dan jika membeli pupuk nonsubsidi harganya sangat tinggi di pasaran.

“Masyarakat yang memiliki perkebunan sawit tentu sangat terbebani ketika pupuk bersubsidi sangat susah untuk didapatkan sedangkan pupuk nonsubsidi relatif harganya mahal. Disaat harga Tandan Buah Segar (TBS) naik, harga pupuk juga ikut naik sedangkan ketika harga anjlok, harga pupuk tidak turun, itu sangat menyulitkan bagi petani kita,” ungkap Sudirman.

Legislator Partai Demokrat ini mendorong petani agar dapat lebih banyak menggunakan pupuk organik guna mengantisipasi harga pupuk yang kian melambung tinggi.

“ Masalah kelangkaan pupuk subsidi ini sudah merupakan persoalan klasik, mulai dari sistem perencanaan dan pengawasan yang tidak optimal sampai minimnya realisasi alokasi kebutuhan subsidi pupuk ke petani. Perlu dimulai untuk dikembangkan pemberdayaan penggunaan segala jenis pupuk organik, sehingga tercipta kemandirian pupuk dikalangan petani kita,” ujarnya.

Lanjut Sudirman, pupuk organik saat ini bisa menjadi salah satu solusi bagi petani dalam menyikapi masalah kelangkaan pupuk. Selain memiliki dampak kesuburan pada tanaman, tanah pun akan tetap terjaga dengan baik segi kualitasnya.

“Pupuk organik ramah lingkungan, cukup dengan memanfaatkan kotoran hewan seperti sapi, kambing dan ayam yang diolah secara fermentasi. Dampak terhadap kesuburan tanah juga jangka waktunya cukup panjang,” tandasnya.
Sudirman juga berharap peran serta dari pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membantu dan mendorong masyarakat penggunaan pupuk organik.

“Pemerintah harus mendorong para petani menggunakan pupuk organik sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian. Hal ini juga menjadi perangsang masyarakat untuk meningkatkan penggunaan pupuk organik yang selanjutnya disebarkan kepada petani yang memerlukannya,” pungkasnya.

__Terbit pada
12 November 2022
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *