Tiga Raperda Disiapkan, Strategi DPRD Sintang Tingkatkan PAD

SINTANG, TB – Pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) menjadi salah satu langkah yang ditempuh DPRD Kabupaten Sintang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini dinilai penting guna memperkuat kemampuan fiskal daerah di tengah keterbatasan anggaran yang masih dihadapi saat ini.

Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tiga raperda yang tengah dibahas. Regulasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sumber-sumber pendapatan baru yang dapat mendukung peningkatan PAD ke depan.

Yohanes Rumpak menegaskan bahwa dorongan terhadap peningkatan PAD menjadi salah satu fokus utama DPRD.

“Saat ini kami sedang memproses tiga perda, dan itu diarahkan untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah,” kata Rumpak.

Menurut Yohanes Rumpak, melalui regulasi tersebut diharapkan akan muncul komponen baru yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi keuangan daerah. Ia menilai masih banyak potensi yang belum tergarap secara maksimal dan perlu dioptimalkan.

“Kita berharap nanti dari perda yang dibahas ini muncul sumber-sumber baru yang bisa berdampak langsung pada peningkatan PAD,” kata Rumpak.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menggali potensi daerah agar Kabupaten Sintang tidak terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, ia mengakui bahwa peningkatan PAD tidak serta-merta mampu menutup seluruh kebutuhan pembangunan.

“Kita akan terus berupaya menggali potensi yang ada, walaupun saya menyadari itu belum bisa sepenuhnya memenuhi semua kebutuhan daerah,” ungkap Rumpak.

Yohanes Rumpak juga menyebut bahwa peningkatan PAD harus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Ia berharap adanya tren kenaikan setiap tahun sebagai indikator keberhasilan.

“Minimal ada peningkatan dari tahun ke tahun, itu yang menjadi harapan kita bersama,” jelasnya.

Ia pun menekankan pentingnya kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat. Dengan sinergi yang baik, potensi pendapatan dapat dioptimalkan tanpa memberikan beban berlebih kepada masyarakat.

__Terbit pada
10 April 2026
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *