Awasi Produk Home Industri Menjelang Natal dan Tahun Baru

SINTANG, TB – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, aktivitas masyarakat dalam membuat berbagai jenis makanan dan minuman semakin meningkat. Banyak warga mulai memproduksi kue natal, dodol, dan berbagai kue basah untuk kebutuhan keluarga maupun dijual sebagai tambahan penghasilan. Situasi ini menjadi peluang ekonomi yang baik, namun tetap memerlukan pengawasan agar produk yang beredar aman dikonsumsi.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual masyarakat, terutama produk home industri. Ia menilai momen menjelang hari raya sering dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan, sehingga potensi beredarnya produk tidak layak konsumsi juga ikut meningkat.

“Saya berharap instansi terkait melakukan pengawasan rutin karena banyak produk musiman yang keluar menjelang hari raya,” ujarnya.

Legislator PDI Perjuangan ini juga menyoroti keberadaan produk yang sudah mendekati masa kedaluwarsa atau memiliki kemasan yang rusak. Ia meminta agar hal seperti itu tidak dibiarkan beredar di pasaran karena bisa membahayakan kesehatan masyarakat.

“Kadang ada produk kemasan rusak atau sudah tidak layak jual, namun masih ditemukan di lapangan. Kondisi seperti itu harus segera ditindak,” katanya.

Ia menilai usaha rumahan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal, terutama pada momentum hari besar keagamaan. Selain memberi tambahan pendapatan, produk rumahan juga menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat. Meski begitu, keamanan pangan tetap harus menjadi prioritas.

“Masyarakat yang membuat kue di rumah itu sangat bagus untuk ekonomi, tetapi soal keamanan tetap nomor satu,” jelasnya.

Jaba mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait memberikan pelatihan kepada pelaku home industri, terutama mengenai cara pengemasan makanan yang aman dan tidak mudah rusak. Ia menilai hal ini penting untuk menjaga kualitas produk serta meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Pelatihan soal cara membungkus makanan sangat dibutuhkan agar produk aman dan lebih tahan lama,” tutup Jaba.

__Terbit pada
5 Desember 2025
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *