LP3K Sintang Dorong Penguatan Organisasi di Kecamatan Kayan Hilir

SINTANG, TB – LP3K Kabupaten Sintang melaksanakan kunjungan, pembinaan, dan silaturahmi ke LP3K Kecamatan Kayan Hilir di Aula Paroki Santo Yosef Nanga Mau pada Senin, 1 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri Ketua LP3K Kabupaten Sintang, para pastor dari Paroki Santo Yosef Nanga Mau dan Paroki Santo Paulus Tuguk, Plt Camat Kayan Hilir, Dewan Pastoral Paroki, serta pengurus LP3K kecamatan. Ketua LP3K Kabupaten Sintang Agustinus Hata menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, gereja, dan umat dalam menjalankan organisasi LP3K di semua tingkat.
Agustinus Hata juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 akan digelar audiensi terbuka tingkat Provinsi Kalimantan Barat untuk jenis lomba yang belum dipertandingkan pada Pesparani I tahun 2025. Ia mendorong LP3K Kecamatan Kayan Hilir mempersiapkan diri sejak dini. Ia mengingatkan bahwa LP3K kecamatan dapat memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah kecamatan, CSR perusahaan, dan sumbangan tidak mengikat, serta menekankan pentingnya kekompakan dan kerja sama pengurus.
Pastor Kepala Paroki Santo Paulus Tuguk, RD Petrus Kaju, menyampaikan dukungan gereja terhadap kegiatan LP3K dan menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen gereja dan umat dalam memajukan organisasi. Sementara itu, Plt Camat Kayan Hilir, Seberius Matius Akon, menjelaskan bahwa kepengurusan LP3K kecamatan yang membawahi dua paroki akan berakhir pada Desember 2025 dan akan segera disusun kepengurusan baru untuk periode 2026–2030.
Sekretaris LP3K Kabupaten Sintang, Michell Eko Hardian, menegaskan bahwa pembinaan ini dilakukan untuk memperkuat LP3K kecamatan sebagai ujung tombak pembinaan umat menjelang Pesparani II Kabupaten Sintang pada 2028. Ia mengungkapkan bahwa masih ditemukan pengurus kecamatan yang tidak aktif dan telah habis masa tugasnya, sehingga pembenahan organisasi menjadi langkah penting dalam penguatan LP3K ke depan.