BKPSDM Sintang Gelar Profiling 347 ASN, Petakan Kompetensi dan Potensi Pegawai

SINTANG, TB  – Pemerintah Kabupaten Sintang mulai memetakan potensi dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan Profiling ASN atau Pro ASN Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang ini diikuti oleh 347 ASN dari berbagai jenjang jabatan di lingkungan Pemkab Sintang.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, SH., M.Si., di Laboratorium Komputer BKPSDM Sintang pada Selasa (27/10/2026).

Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang, Drs. Mayardi, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta profiling berasal dari berbagai kelompok jabatan. Rinciannya terdiri atas 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 29 Pejabat Administrator, 66 Pejabat Pengawas, 58 Pejabat Fungsional, serta 179 Pelaksana.

“Kegiatan Profiling ASN Tahun 2026 ini diikuti oleh 347 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang terdiri atas 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 29 Pejabat Administrator, 66 Pejabat Pengawas, 58 Pejabat Fungsional, dan 179 Pelaksana. Melalui kegiatan ini, kita ingin memperoleh gambaran mengenai potensi dan kompetensi ASN sebagai bahan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia aparatur di Kabupaten Sintang,” beber Mayardi.

Sementara itu, Sekda Sintang, Kartiyus, menegaskan bahwa profiling merupakan langkah strategis untuk mendukung percepatan penerapan manajemen talenta dan sistem merit di lingkungan pemerintahan. Melalui proses tersebut, pemerintah dapat mengenali kemampuan setiap pegawai secara objektif sebagai dasar untuk menempatkan ASN sesuai keahlian dan kompetensinya.

Kartiyus mengingatkan agar para peserta tidak memandang kegiatan ini sebagai sesuatu yang menakutkan. Sebaliknya, profiling harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memahami kemampuan diri sekaligus mengetahui aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Pandanglah profiling ini bukan sebagai sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan sebagai kesempatan untuk mengenali potensi diri, memahami kompetensi yang dimiliki, dan mengetahui aspek yang masih perlu dikembangkan,” tegas Kartiyus.

Melalui kegiatan Pro ASN 2026, Pemkab Sintang diharapkan dapat memperkuat penerapan manajemen talenta dan sistem merit. Dengan pemetaan kompetensi yang lebih terarah, pengembangan karier ASN diharapkan semakin objektif, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi serta prinsip penempatan pegawai yang tepat pada posisi yang sesuai.

__Terbit pada
27 Oktober 2026
__Kategori
OPD

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *