Bupati Sintang Lantik 14 Pejabat Tinggi Pratama Hasil Open Bidding 2026

SINTANG, TB – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala melantik dan mengambil sumpah 14 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang pada Selasa, 26 Mei 2026 di Pendopo Bupati Sintang.

Ke-14 pejabat tersebut merupakan hasil pelaksanaan lelang terbuka Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang Tahun 2026. Dari 15 posisi yang dibuka melalui open bidding, satu posisi belum dilantik yakni Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sintang karena pejabat sebelumnya akan memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa ke-14 pejabat yang dilantik telah mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tugas di posisi masing-masing.

“Sejujurnya kalau di luar ada orang bilang ini politik, sejujurnya juga saya tidak bisa menyangkal ini memang bagian dari politik. Tetapi perspektif orang mengatakan kalau politik itu jahat. Tapi saya konfirmasi bahwa politik tidaklah jahat. Politik adalah mengakomodir berbagai pihak. Politik merumuskan dan mengimplementasikan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sintang,” terang GH Bala.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan open bidding telah berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Jadi saya tidak mau mendengar kalau politik dikatakan salah dan agak kejam. Terlepas dari itu semua, saya menegaskan bahwa tidak ada satu SOP pun yang kami langgar sampai saat ini. Kenapa? Karena kita melaksanakannya sesuai prosedur. Semua prosedur kita lewati,” tegas GH Bala.

Bupati juga mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk membangun kerja sama dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Untuk yang hari ini mendapat kepercayaan dari kami, mohon kerja sama. Saya menganalogikan kita ini bukan baut dan mur yang dibuat oleh pabrik yang sama, tetapi kitalah yang menyesuaikan diri. Kita ditemukan di ruangan ini, kita ditemukan di kantor ini, ada rencana Tuhan yang baik untuk kita semua,” ungkap GH Bala.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil seleksi belum bisa mengakomodasi seluruh peserta yang mengikuti proses open bidding.

“Tentu ada sebagian yang belum bisa berdiri di sini. Itu juga bukan karena kita jahat, bukan karena kita pilih kasih. Terutama itu disebabkan oleh sistem piramida yang makin ke atas makin mengerucut, sehingga tidak memberikan ruang yang cukup kepada kawan-kawan yang ikut kontestan itu. Saya yakin kawan-kawan pun memaklumi. Dan kalau ada yang kesal atau kecewa, itu menunjukkan mereka bagian dari manusia dan tentu kita maklumi serta hargai,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati Sintang meminta seluruh pihak menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

“Saya harap kawan-kawan harus memaklumi kenapa keputusan harus terjadi begini. Tapi kalau memang harus ada yang disalahkan, salahkan saja bupati. Saya siap salah. Tapi secara aturan saya sudah merasa tidak bersalah,” tutup GH Bala.

Adapun 14 pejabat yang dilantik yakni Budi Purwanto sebagai Inspektur Kabupaten Sintang, Niko Dimus S. Hut sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Ahyarudin Siregar sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, dr. Rosa Trifina sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Bunyamin sebagai Sekretaris DPRD, M. Mardyanto KA MP sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Dedi Irawan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Lili Suryani sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Agustinus Yulianto sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Jonny sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dr. H. Bagus Zodiak Adibrata sebagai Direktur RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang, Suprianto sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Sampe Ritonga sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Petrianus sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang.

__Terbit pada
26 Mei 2026
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *