Sekda Sintang Tekankan Pencegahan Korupsi hingga Tingkat Desa

SINTANG, TB – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, membuka kegiatan Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi Kabupaten Sintang di Aula Inspektorat Kabupaten Sintang, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Inspektorat Kabupaten Sintang bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Materi kegiatan disampaikan oleh tim dari BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Kartiyus menyampaikan bahwa ke depan diperlukan sosialisasi serupa yang dikhususkan bagi kepala desa, mengingat upaya pencegahan korupsi di tingkat pemerintahan desa masih menjadi tantangan.
“Korupsi bukan sekadar masalah hukum, melainkan hambatan utama dalam pembangunan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, kita tidak bisa hanya bekerja secara rutin. Kita membutuhkan alat ukur yang objektif untuk melihat sejauh mana upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah dapat berjalan efektif,” ujar Kartiyus.
Ia menjelaskan, Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) hadir sebagai instrumen untuk mengukur upaya pencegahan korupsi.
“Di dalam IEPK akan diukur kapabilitas pengelolaan risiko korupsi, kesehatan budaya organisasi dalam menolak praktik gratifikasi dan suap, serta efektivitas penanganan kejadian korupsi apabila hal tersebut terjadi,” jelasnya.
Kartiyus berharap seluruh kepala OPD dapat menjadikan indikator dalam IEPK sebagai acuan untuk memperbaiki sistem kerja di unit masing-masing.
“Saya meminta seluruh kepala OPD menjadikan indikator dalam IEPK sebagai alat bantu untuk memperbaiki sistem kerja di unit masing-masing. Selain itu, memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara konkret, bukan sekadar memenuhi dokumen administratif, serta membangun komitmen bersama bahwa integritas adalah harga mati dalam menjalankan roda pemerintahan,” pungkasnya.