Perbaikan Infrastruktur Harus Merata

SINTANG, TB – Pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang kembali menjadi sorotan DPRD. Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jimi Manopo, menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak boleh hanya terpusat pada satu titik yang sedang viral, melainkan harus mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.
Jimi Manopo menyoroti kondisi Jalan Sintang–Ketungau yang juga memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera. Menurutnya, ruas jalan tersebut telah lama mengalami kerusakan berat, mulai dari permukaan berlubang hingga kondisi berlumpur saat hujan, yang menyulitkan kendaraan untuk melintas.
“Jalan ini sangat penting bagi masyarakat. Kalau dibiarkan terlalu lama, dampaknya akan semakin luas, terutama bagi aktivitas ekonomi warga,” kata Jimi Manopo.
Jimi Manopo menjelaskan bahwa kerusakan Jalan Sintang–Ketungau tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi barang dan hasil pertanian. Kondisi ini, kata dia, sudah lama dikeluhkan warga namun belum mendapatkan penanganan maksimal.
Di sisi lain, ia mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons kondisi Jalan Bedayan di Kecamatan Sepauk yang sempat menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial beberapa waktu yang lalu. Namun, ia mengingatkan agar perhatian tersebut tidak membuat pemerintah mengabaikan ruas jalan lain yang lebih membutuhkan.
“Kita tentu menghargai respon cepat terhadap Jalan Bedayan. Tapi jangan sampai hanya fokus di situ karena viral, sementara jalan lain juga masih banyak yang belum tertangani,” kata Jimi Manopo.
Jimi Manopo mendorong pemerintah daerah untuk segera mengalokasikan anggaran serta mempercepat proses perbaikan, khususnya untuk ruas Jalan Sintang–Ketungau yang dinilai sangat vital bagi masyarakat.
Ia berharap adanya langkah konkret dalam waktu dekat agar konektivitas antarwilayah dapat meningkat dan aktivitas masyarakat berjalan lebih lancar.
“Pembangunan harus merata dan berbasis kebutuhan. Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam menentukan prioritas,” pungkasnya.