Generasi Muda Diharapkan Jadi Garda Depan Pemasaran Digital UMKM Sintang

SINTANG, TB- Di tengah gelombang transformasi digital yang melanda berbagai sektor, masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan perajin di Kabupaten Sintang yang masih bertahan dengan cara pemasaran tradisional. Kondisi ini dinilai tidak lagi sepadan dengan potensi besar yang ditawarkan oleh pasar digital yang semakin terbuka lebar. Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, menyerukan peran aktif generasi muda untuk menjadi jembatan yang menghubungkan kekayaan kerajinan lokal dengan konsumen yang lebih luas.

Juni menekankan bahwa anak muda dengan literasi digital yang tinggi merupakan aset berharga untuk mendongkrak daya saing ekonomi kreatif daerah.

“Kita tau bahwa anak-anak muda sekarang cepat sekali memahami teknologi. Saya berharap mereka bisa bantu para perajin memasarkan produk secara online,” ujar Juni.

Juni juga menjelaskan bahwa strategi pemasaran di era modern tidak lagi bisa mengandalkan kedai di pinggir jalan atau penjualan langsung saja.

“Saat ini, promosi melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok, memanfaatkan marketplace dan membuat konten kreatif bisa menjadi sangat efektif untuk meningkatkan permintaan terhadap kerajinan lokal,” tambah Juni.

Berbagai kerajinan tangan lokal seperti tenun ikat yang sarat makna, anyaman, serta berbagai produk kreatif lainnya dinilai memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Dengan pendekatan digital yang tepat, produk-produk ini dapat menjelma menjadi sumber pendapatan baru yang signifikan.

“Jika pasarnya luas dan permintaan meningkat, tentunya para perajin akan semakin semangat bekerja. Ini akan berdampak baik pada ekonomi keluarga dan pelestarian budaya,” pungkas Juni.

Kolaborasi antara kearifan lokal para perajin dan kecakapan digital generasi muda diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus melestarikan warisan budaya Kabupaten Sintang.

__Terbit pada
19 November 2025
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *