Yasser Arafat: 10 hingga 15 Desa Baru Diharapkan Mandiri pada 2024

SINTANG, TB – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Yasser Arafat, mendorong semua desa di Kabupaten Sintang untuk bertransformasi menjadi desa mandiri.

Menurut Yasser Arafat, pada tahun 2023, Kabupaten Sintang berhasil menambah 33 desa mandiri baru, sehingga total desa mandiri di Kabupaten Sintang kini mencapai sekitar 160 desa.

“Mengenai jumlahnya, saya tidak ingat pasti dan lupa datanya, tetapi yang jelas angkanya sekitar itu. Untuk penetapan desa mandiri tahun 2024, akan diumumkan pada tahun 2025,” kata Yasser Arafat.

“Menjadi desa mandiri memang tidak mudah dan memerlukan proses yang panjang. Oleh karena itu, kita selalu mendorong agar semua pihak bekerja sama demi mewujudkan desa mandiri tersebut,” tambah Yasser Arafat.

Yasser Arafat menyampaikan bahwa pada tahun 2024, pihaknya telah mengusulkan penambahan desa mandiri baru dan menargetkan sekitar 10 hingga 15 desa untuk dapat memperoleh status desa mandiri.

“Kami optimis bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak, target ini dapat tercapai. Di Kabupaten Sintang, terdapat total 391 desa, yang berarti masih banyak desa yang berada di bawah status Desa Mandiri. Untuk desa-desa yang belum mencapai status tersebut, kami terus mendorong agar mereka dapat menjadi desa mandiri,” terang Yasser Arafat.

Terakhir, Yasser Arafat berharap bahwa semakin banyak desa di Kabupaten Sintang yang beralih status menjadi desa mandiri akan meningkatkan kualitas hidup warganya, memperkuat perekonomian, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan.

“Dengan menjadi Desa Mandiri, aparatur desa dan masyarakat dapat mengelola potensi desa dengan lebih baik. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli desa,” tutup Yasser Arafat.

__Terbit pada
11 Oktober 2024
__Kategori
Kalbar, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *