Pemkab Diminta Tingkatkan Pembangunan Secara Menyeluruh

SINTANG, TB – Pemerintah Kabupaten Sintang membangun trotoar dalam kegiatan pelaksanakan penataan kawasan pasar sungai durian sintang melalui program/kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan Pasar Sungai Durian Kabupaten Sintang tahun anggaran 2021/2022 oleh balai prasarana permukiman wilayah kalimantan barat.
Fraksi Partai Nasdem melalui juru bicaranya Romeo menilai pembangunan trotoar tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berada di kawasan Pasar Sungai Durian bahkan pembangunan trotoar tersebut menyebabkan jalan menjadi sempit dan berpotensi menyebabkan kemacetan. Pihaknya juga mengatakan selain membuat badan jalan menjadi sempit, pembangunan trotoar tersebut menyebabkan tidak adanya areal parkir untuk para konsumen pelaku usaha yang berada di kawasan Pasar Sungai Durian.
“Dengan tidak tersedianya areal parkir, tentu dapat menimbulkan kemacetan terutama diruas jalan tengah menuju tugu bambu. Tidak adanya tempat untuk memarkir kendaraan juga menyebabkan konsumen akan susah untuk berbelanja, hal itu tentu merugikan pelaku usaha yang berada di sana,” terang Romeo.
Maka dari itu, Fraksi Partai Nasdem meminta kepada pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik dan menyiapkan areal parkir di daerah pembangunan trotoar dan waterfront di kawasan Pasar Sungai Durian demi keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal dan berusaha di daerah perkotaan.
“Kita meminta pemerintah untuk meningkatkan pembangunan secara menyeluruh di dalam kota dan menciptakan kondisi dimana setiap orang merasa aman dan nyaman untuk tinggal dan berusaha di daerah perkotaan sehingga dapat meningkatkan tatanan hidup masyarakat yang berkualitas,” ujar Romeo.
Menanggapi usulan dari Fraksi Nasdem, Wakil Bupati Sintang Melkianus mengatakan mengenai saran peningkatan pembangunan secara menyeluruh didalam kota, dapat disampaikan bahwa pembangunan daerah sesuai RPJMD Kabupaten Sintang tahun 2021-2026 dilaksanakan keseluruh wilayah kabupaten sintang sesuai dengan kebutuhan dan karekteristik masing-masing wilayah.
“Untuk wilayah perkotaan seperti kecamatan sintang tentu pola pembangunan akan disesuaikan dengan karekteristik perkotaan dimana faktor-faktor geografis, kepadatan penduduk , ekonomi, sosial budaya dan lainnya menjadi penting untuk diperhatikan,” terang Melkianus.