Musim Penghujan tiba, Dewan Minta Warga Waspada

SINTANG, TB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Lim Hie Soen mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap tibanya musim penghujan yang berpotensi menyebabkan luapan air dan banjir.
Menurut Politisi Partai Hanura ini, pihaknya selaku wakil rakyat tidak henti-hentinya mengingatkan warga supaya selalu menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Saya berharap kita selalu menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuang ke got dan sungai. Ini dipastikan akan menimbulkan luapan air,” katanya di DPRD Sintang belum lama ini.
Ia mengatakan, karena ruang terbuka hijau semakin sempit maka luapan air akan makin mudah meluap ke perkarangan rumah maupun ke jalan raya seperti yang terjadi khususnya di kota Sintang tahun 2021 yang lalu. Begitu juga pekarangan rumah warga hampir semuanya ditutup paving/beton.
“Ini salah satu faktor yang menyebabkan banjir, khususnya di Kota Sintang. Selain itu karena faktor alih fungsi lahan menjadi kawasan pemukiman, yang mana dahulunya menjadi daerah resapan, kini sudah perlahan hilang,” katanya.
Lim Hie Soen mengatakan alih fungsi lahan menjadi perkebunan dan perumahan setiap tahunnya terus bertambah, karena desakan dari kebutuhan warga akan kawasan pemukiman atau perumahan.
“Kita lihat kawasan Kabupaten Sintang dan daerah lainnya di Kalimantan Barat, dahulu adalah kawasan hutan, namun sekarang sudah sangat banyak yang berkurang, bahkan kalau aturan tidak ditegakkan maka dalam waktu 10 hingga 20 tahun kawasan hutan akan semakin berkurang dratis,” ujarnya.
“Selain tidak membuang sampah sembarangan, warga juga harus selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih. Begitu juga kalau masih memungkinkan kesadaran lahan pekarangannya tidak semuanya dipaving sehingga ada ruang resapan ketika musim hujan tiba,” katanya.
Ia juga meminta kepada pemerintah memperbaiki drainase yang rusak di Kota Sintang. Ia menyebutkan sejumlah titik dan ruas jalan dikota jadi langganan banjir pasca terjadi hujan.
“Seperti di Sungai Durian, kemudian di jalan Cadika Desa Baning Kota, jadi langganan banjir saat hujan lebat terjadi,” pungkasnya.