Bangun Daerah, Keterlibatan Investor Sangat Dibutuhkan

SINTANG, TB- Florensius Ronny, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menyebutkan bahwa keterlibatan investor dalam membangun suatu daerah sangat penting dan sangat dibutuhkan.
Keterlibatan investor dapat membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan kemasyarakatan yang ada di suatu daerah.
“Contohnya begini, Kabupaten Sintang ini masih mengalami persoalan klasik yakni kegawatdaruratan infrastruktur. Tentu membutuhkan biaya yang besar untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. Bukan rahasia lagi jika daya keuangan daerah sangat terbatas, sehingga pemerintah daerah tidak akan mampu menuntaskan kebutuhan infrastruktur tanpa peran serta pihak investor,” katanya di DPRD Sintang, belum lama ini.
Artinya, kata Ronny bahwa membangun daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi perlu keterlibatan semua pihak.
“Kita menyadari banyak sekali kekurangan, kalau hanya mengandalkan pemerintah itu tidaklah mungkin. Kita perlu berkolaborasi dengan pihak lainnya, termasuk perusahaan perkebunan yang berinvestasi di daerah kita ini,” kata Ronny.
Ronny mengucapkan lebih dari 40 investor perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi di Kabupaten Sintang. Para investor ini harus diberdayakan untuk membangun daerah.
“Sintang ini punya cakupan wilayah yang sangat luas dengan berbagai macam persoalan infrastruktur didalamnya. Untuk mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur, pemerintah harus mengandeng pihak investor agar dapat saling berkerjasama dalam mengatasi persoalan infrastruktur di daerah,” tukasnya.
Ronny menilai investor perkebunan kelapa sawit di Bumi Senentang ini sudah cukup berkontribusi dalam membangun daerah terutama dalam membuka akses ke desa-desa.
“Kalau hanya pemerintah saja, masih sangat banyak desa di Kabupaten Sintang ini yang terisolir,” ungkapnya.
Bahkan sekarang, lanjutnya sudah banyak juga perusahaan yang merealisasikan CSR nya kepada masyarakat dan lingkungan sekitar investasi.
“Karena ini adalah kewajiban dari pihak perusahaan sebagai syarat melaksanakan investasi di daerah. Mereka harus berkontribusi positif terhadap daerah dan masyarakat. Kita lihat ilustrasi CSR sudah cukup bagus, namun tetap kita dorong agar dapat lebih maksimal,” pungkasnya.