Senen Maryono Soroti Transformasi Kelulusan Perguruan Tinggi

SINTANG, TB– Anggota DPRD Sintang, Senen Maryono, mengulas perubahan signifikan yang akan diumumkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) terkait persyaratan kelulusan di perguruan tinggi.
Dalam pandangannya, skripsi, yang selama ini dianggap sebagai syarat mutlak, bukan lagi elemen penentu eksklusif, melainkan keputusan terletak pada perguruan tinggi untuk menentukan kriteria kelulusan, termasuk alternatif seperti skripsi, prototipe, proyek, atau tugas kreatif lainnya.
Senen Maryono menjelaskan, bahwa tulisan ilmiah seperti skripsi tetap penting di perguruan tinggi, namun tidak harus menjadi satu-satunya kriteria kelulusan. “Meskipun memberikan fleksibilitas, kita harus memastikan bahwa kualitas mahasiswa tetap diuji melalui berbagai cara, termasuk kualitas tulisan ilmiah,” kata Senen di DPRD Sintang, Kamis 19 Oktober 2023.
Menurut Senen Maryono kualitas mahasiswa dapat tercermin melalui berbagai aspek, dan salah satunya adalah melalui kemampuan mereka dalam menulis. Kemahiran menulis menjadi indikator penting yang mencerminkan kedewasaan intelektual dan kemampuan analisis mahasiswa.
“Saya menilai menguji mahasiswa melalui tulisan ilmiah adalah langkah yang relevan untuk mengevaluasi pemahaman dan argumentasi yang dapat mereka berikan dalam ranah akademis,” ujarnya.
Dia menyoroti perubahan dari era 70-an hingga 90-an, mencatat bahwa jumlah halaman tidak lagi menjadi fokus utama, melainkan substansi dan kualitas tulisan yang dihargai.
“Dengan keterlibatan dalam penulisan, mahasiswa dapat melatih keterampilan penelitian, pengembangan argumen, dan keterampilan presentasi,” jelasnya.
Senen Maryono juga menekankan pentingnya standarisasi dalam sistem pendidikan, meskipun kebijakan pendidikan merupakan wewenang pusat. Dia mengutarakan kekhawatirannya terhadap kemungkinan ketidakmerataan kualitas pendidikan tanpa adanya ujian nasional sebagai alat pengukur pencapaian di tingkat nasional.
“Presiden ke depan harus memiliki pemahaman mendalam tentang sistem pendidikan untuk menjaga dan meningkatkan kualitasnya,” pungkasnya.