Upacara Hari Jadi Kota Sintang ke-664 Digelar 13 Mei 2026

SINTANG, TB – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar rapat pemantapan persiapan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-664 Kota Sintang Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Kamis, 7 Mei 2026.

Rapat dipimpin Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Edy Harmaeni, serta dihadiri seluruh jajaran kepanitiaan.

Edy Harmaeni mengharapkan seluruh panitia dapat menyiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Sintang dengan serius agar seluruh agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, khususnya pelaksanaan upacara.

“Saya minta masing-masing koordinator bekerja menyiapkan kegiatan sesuai tugasnya masing-masing. Kalau bisa setiap bidang melakukan rapat internal supaya masing-masing bidang solid dalam bekerja menyiapkan kegiatan,” pesan Edy Harmaeni.

Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpanitia agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Jangan lupa untuk saling berkomunikasi antarbidang supaya seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Supriyanto, menjelaskan bahwa Hari Jadi Kota Sintang sebenarnya jatuh pada 10 Mei 2026. Namun, karena tanggal tersebut bertepatan dengan hari Minggu, maka pelaksanaan upacara dipindahkan menjadi Rabu, 13 Mei 2026 di Halaman Kantor Bupati Sintang.

“Pada Hari Jadi Kota Sintang ke-664 ini, kita mengambil tema ‘Sintang Kota Bersama’. Kita juga akan memberikan penghargaan kepada 10 tokoh pemrakarsa penyusunan Perda Hari Jadi Kota Sintang. Kita akan mencari dokumen waktu pengusulan dan penyusunan perda saat itu. Mereka akan kita undang dan diberikan penghargaan,” terang Supriyanto.

Kapten Inf. Witono dari Seksi Upacara menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan upacara akan dilakukan pengambilan duplikat Burung Garuda di Keraton Sintang.

“Duplikat Burung Garuda tersebut akan dibawa oleh perwakilan salah satu etnis didampingi perwakilan tujuh etnis lainnya, serta saat memasuki lokasi upacara akan diiringi pertunjukan barongsai,” jelas Kapten Inf. Witono.

Ia menambahkan, setelah upacara selesai akan dilaksanakan pemotongan tumpeng dan acara saprahan di Pendopo Bupati Sintang.

“Kita menargetkan peserta upacara berjumlah 664 orang dari berbagai unsur yang ada di Kabupaten Sintang, baik yang berada di tenda maupun di halaman. Pakaian peserta sipil adalah pakaian adat nusantara. Acara saprahan akan dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang,” terang Kapten Inf. Witono.

__Terbit pada
8 Mei 2026
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *