Dewan Dorong Upaya Pemerataan Jaringan Internet di Perbatasan

SINTANG, TB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Alpius mendorong adanya percepatan pemerataan akses internet terutama di daerah perbatasan mengingat saat ini jaringan internet sudah menjadi suatu kebutuhan masyarakat untuk memudahkan akses informasi .

Alpius untuk saat ini jaringan internet di daerah perbatasan masih sangat minim dan efeknya membuat masyarakat tertinggal informasi.

“ Kami mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk mewujudkan pemerataan akses internet di desa-desa yang berada di perbatasan. Memang saat ini pemerintah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang sudah mulai melakukan pengerjaan pembangunan BTS, tetapi masih bertahap dan belum merata di semua desa,” terangnya.

Menurut Alpius, di era digital saat ini masyarakat sangat bergantung kepada akses internet, salah satunya dibidang pendidikan.

“ Jaringan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan utama bagi kita. Kalau kita cermati saat ini, proses belajar mengajar di sekolah juga sangat memerlukan jaringan internet dan menginggat saat ini kita belum sepenuhnya terlepas dari ancaman virus covid 19, tentu jika dilakukan pembelajaran secara daring, kunci nya di jaringan internet. Maka dari itu kami mendorong kepada pemerintah untuk mempercepat pemerataan akses internet terutama di daerah perbatasan yang terisolir agar bisa tersentuh jaringan internet secara bertahap, ” terang Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang, Kurniawan mengatakan salah satu dari empat program transformasi digital yang dicanangkan oleh pemerintah adalah pembangunan infrastruktur digital yang menjadi fondasi utama dari transformasi digital tersebut.

“Pemerintah ingin memastikan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat dilakukan secara merata di semua level sehingga diakhir tahun 2024, kita dapat merdeka sinyal di seluruh tanah air,” jelasnya.

Saat ini, kata dia tercatat 73 persen penduduk Indonesia sudah terhubung dengan internet.

“Untuk mendukung hal tersebut, Kominfo sudah membangunan menara Base Transceiver Station dengan prioritas di wilayah 3 T yakni terdepan, terpencil dan tertinggal,” pungkas Kurniawan.

__Terbit pada
13 November 2022
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *