Cegah Penculikan Anak, Welbertus Minta Masyarakat Waspada

SINTANG, TB – Terkait dengan adanya kabar percobaan penculikan terhadap siswi di Kabupaten Sintang disikapi serius oleh Welbertus, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang.

Welbertus meminta seluruh masyarakat di Kabupaten Sintang untuk tetap waspada dan tidak abai menjaga putra-putrinya dalam kesehariannya, terutama saat beraktivitas, baik di rumah, lingkungan sekitar maupun saat di sekolah.

” Jadi, kita sangat harapkan kepada para orang tua untuk tidak melepaskan anak-anaknya begitu saja atau dengan kata lain tetap siaga dengan apapun kondisinya,” ungkap Welbertus.

Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini mengaku prihatin dengan terjadinya kejadian upaya  percobaan penculikan terhadap anak di Kecamatan Sintang yang terjadi beberapa saat yang lalu.

“Sebagai wakil rakyat, tentunya sangat merasa prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini, oleh karena itu saya meminta dan mengajak semua pihak untuk menyikapi hal ini secara serius. Penting sekali untuk kita selalu waspada dan bisa kita mulai dari lingkungan sekitar kita itu sendiri misalnya ditingkat Rukun Tetangga (RT) melalui pertemuan rutin antar warga dan saling mengontrol putra-putri dari warga yang ada dilingkungan tersebut,” ujarnya.

Welbertus berpesan jika masyarakat menemukan orang atau hal-hal yang mencurigakan di sekitar lingkungannya agar supaya cepat melapor ke pihak aparat keamanan.

“Kita harus mencatat nomor HP dari pihak keamanan yang dapat dihubungi, terlebih lagi saat ini Kapolres Sintang juga sudah menyebar nomor HPnya melalui Hotline Polres.Ini salah satu sarana yang mudah diakses,” pesan Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini.

Welbertus juga meminta peran guru disekolah untuk memberikan himbauan kepada anak serta selalu berkomunikasi dengan orang tua murid tentang jadwal masuk dan pulang saat proses belajar mengajar di sekolah.

“Anak-anak kita harus diberikan pemahaman sehingga mereka bisa lebih berhati-hati dan selalu waspada dengan lingkungan sekitarnya. Jika memang bukan keluarga dekat, jangan mau ikut ketika orang mengajak dan menjemput di sekolah,” tutupnya.

__Terbit pada
12 November 2022
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *