Anastasia : Lomba Lukis Pacu Kreativitas dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

SINTANG, TB – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporapar) Kabupaten Sintang berhasil menyelenggarakan sebuah kegiatan yang memadukan seni, pariwisata, dan pendidikan dalam rangkaian Kelam Tourism Festival 2025. Kegiatan tersebut adalah lomba melukis Gunung Kelam yang berlangsung pada Rabu, 12 November 2025 yang lalu. Lomba yang diikuti secara antusias oleh pelajar dibagi dalam dua kategori peserta, yakni tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Merespon positif penyelenggaraan acara ini, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menyampaikan apresiasi dan dukungannya. Anastasia menyoroti nilai-nilai mendidik yang terkandung dalam lomba tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini memiliki manfaat yang besar dan multilevel bagi para pelajar, yang tidak hanya terbatas pada aspek kesenian semata.
“Saya menilai kegiatan ini memiliki manfaat besar bagi pelajar, tidak hanya untuk mengasah kemampuan seni, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan daerah sendiri,” ujar Anastasia.
“Gunung Kelam ini merupakan ikon dari Kabupaten Sintang, jadi anak-anak bisa berkreasi dan lewat gambar mereka bisa juga ikut mempromosikan keindahan daerah,” tambah Anastasia.
Lebih jauh, politisi yang membidangi urusan pendidikan ini juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta menciptakan ekosistem yang mendukung bagi perkembangan bakat seni anak. Anastasia menegaskan pentingnya peran sekolah serta orang tua untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang seni, mengingat seni adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kreatif.
“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan lomba melukis Gunung Kelam yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporapar) Sintang dalam rangka Kelam Tourism Festival 2025,” pungkasnya.
Dukungan dari legislatif ini diharapkan dapat mendorong penyelenggaraan event serupa di masa depan, menjadikan seni sebagai medium untuk memperkuat identitas dan promosi pariwisata daerah Sintang kepada khalayak yang lebih luas.