Kusnidar : Pendidikan Sejak Dini, Kunci Menghadapi Ideologi Radikal di Kalangan Pelajar

SINTANG, TB – Sebagai upaya menangkal penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Densus 88 AT Polri menggelar kegiatan Road Show Anti Terorisme. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 16 Mei 2025, di Aula SMA Negeri 3 Sintang.
Road show ini diikuti oleh para pelajar dari empat sekolah menengah atas di Kabupaten Sintang, yaitu SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, dan SMA Panca Setya Sintang. Mereka dibekali pemahaman penting seputar bahaya radikalisme, intoleransi, dan terorisme yang saat ini menjadi ancaman nyata bagi persatuan bangsa.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber utama: Kepala Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat serta Kasatgaswil Kalbar dari Densus 88. Bertindak sebagai moderator adalah Kepala Kesbangpol Kabupaten Sintang, Kusnidar.
Dalam penjelasannya, Kusnidar menekankan pentingnya pendidikan wawasan kebangsaan sejak dini agar pelajar tidak mudah terseret oleh ajaran kekerasan. “Anak-anak kita harus belajar untuk menghargai perbedaan, hidup rukun, dan menjaga persatuan Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengajak semua pihak—baik pemerintah, sekolah, maupun orang tua—untuk bekerja sama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh ideologi yang menyesatkan. “Pendidikan sejak dini sangat penting agar pelajar tidak mudah diajak oleh orang-orang yang menyebarkan ajaran kekerasan dan perpecahan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Kusnidar berharap muncul kesadaran baru di kalangan pelajar tentang bahaya paham radikal. Ia menegaskan pentingnya peran pelajar sebagai agen perdamaian yang menjaga keutuhan negara. “Kita ingin pelajar di Sintang tumbuh menjadi generasi yang kuat, cinta damai, dan tidak mudah dibohongi oleh ajaran yang menyesatkan,” tutupnya.