Evaluasi Penetapan Penerimaan, DPRD Minta Perbaikan Target Pendapatan

SINTANG, TB- Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Sintang menyoroti penetapan target pendapatan daerah yang dinilai belum akurat dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024. Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna ke-11 masa persidangan II tahun 2025 yang digelar pada Senin, 21 Juli 2025.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Fraksi Demokrat, Lusi, mengungkapkan bahwa meskipun capaian pendapatan daerah tahun 2024 tercatat sebesar Rp 2,088 triliun atau 100,9 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 2,069 triliun, hal tersebut justru menunjukkan bahwa perencanaan awal pemerintah belum akurat.
“Pendapatan yang terealisasi justru melebihi dari target. Ini menandakan bahwa penetapan target penerimaan oleh pemerintah belum tepat. Ke depan, kami harap hal ini bisa diperbaiki sehingga perencanaan keuangan daerah lebih realistis dan akurat,” ujar Lusi dalam penyampaian pandangan umum fraksinya.
Lusi juga menambahkan bahwa akurasi penetapan target pendapatan sangat penting untuk menjaga keseimbangan belanja dan penerimaan daerah. Dengan demikian, perencanaan program pembangunan bisa berjalan lebih optimal dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny memberikan penjelasan dalam sidang lanjutan pada Selasa, 22 Juli 2025. Ia mengatakan bahwa dalam menetapkan target penerimaan daerah, pemerintah mempertimbangkan berbagai sumber seperti Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer pusat dan provinsi, serta sumber sah lainnya.
Ronny juga mengakui bahwa adanya selisih antara target dan realisasi pendapatan perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif.
“Dalam menentukan target penerimaan dari pendapatan daerah yang terdiri dari beberapa sumber yaitu PAD, pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, semuanya telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif. Kiranya hal ini dapat menjadi evaluasi bersama sehingga penetapan target pendapatan ke depannya bisa lebih baik dan terukur,” jelas Ronny.