Dewan Sintang : Rehab WC dan Ruang Kelas SDN 18 Sintang Dikerjakan Tahun ini

SINTANG, TB- Suasana di Kelurahan Ladang kecamatan Sintang terasa lebih hangat dari biasanya pada Kamis, 26 Juni 2025. Di tengah kegiatan reses masa persidangan II tahun 2025, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Agung Gumiwang datang menyapa warga dan berdialog langsung terkait kebutuhan di lingkungan mereka.
Dalam pertemuan itu, Agung menyampaikan salah satu rencana pembangunan ia masukkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, yakni perbaikan WC dan ruang kelas di SDN 18 Kelurahan Ladang.
“Saya sampaikan juga bahwa pada tahun 2025 ini, melalui pokok-pokok pikiran (pokir), saya telah mengusulkan rehabilitasi WC di SDN 18 Kelurahan Ladang. Itu berdasarkan hasil kunjungan saya sebelumnya di mana saya melihat kondisi WC yang sangat memprihatinkan,” ujar Agung di hadapan warga yang hadir.
Tak hanya WC, Agung juga menyampaikan bahwa perbaikan ruang kelas dan kantor kepala sekolah telah menjadi bagian dari usulan pokir yang sedang diproses. Menurutnya, kondisi fisik sekolah sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar yang layak dan nyaman.
“Selain itu, Insya Allah akan ada perbaikan ruang kelas dan kantor kepala sekolah di SDN 18, Insya Allah semua itu terakomodir di tahun 2025 ini nanti ” ujarnya.
Agung menegaskan bahwa perhatian terhadap pendidikan, khususnya fasilitas dasar di sekolah, merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap melalui perbaikan ini para siswa dapat belajar dalam lingkungan yang lebih sehat dan guru juga bisa bekerja lebih optimal.
“Sekolah adalah tempat membentuk masa depan anak-anak kita. Maka fasilitasnya harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Dalam reses tersebut, Agung juga membuka ruang dialog dengan warga untuk menampung masukan lainnya, termasuk usulan yang belum masuk dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).
“Jika ada usulan langsung dari warga yang belum terakomodir dalam musrenbang, Insya Allah akan saya tampung dan pelajari. Saya juga akan minta data musrenbang untuk memastikan usulan-usulan penting yang belum masuk tetap bisa diperjuangkan,” jelasnya.