Jembatan Sebungkang Diperbaiki Lewat CSR PT Bumi Sentosa Lestari

SINTANG, TB – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menerima manajemen PT Bumi Sentosa Lestari (Gunas Group) di Pendopo Bupati Sintang pada Rabu, 21 Januari 2026 yang lalu. Pertemuan tersebut membahas rencana penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perbaikan Jembatan Sebungkang di Kecamatan Dedai.

Dalam pertemuan itu, Bupati Sintang menerima Sabendi selaku pimpinan PT Bumi Sentosa Lestari. Turut mendampingi Bupati Sintang, Asisten Pemerintahan Yustinus J, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mursalin, Camat Dedai Muli, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Sintang Merlia Sari, Kepala Bagian Kerja Sama Boby Oktavianus, serta Kepala Bidang Penyuluhan, Pengolahan, Pemasaran, dan Pembinaan Usaha Perkebunan Berkelanjutan Dinas Perkebunan dan Peternakan, Harun Pagasa Julkara.

Sabendi menyampaikan bahwa pihaknya akan menyalurkan dana CSR untuk perbaikan Jembatan Sebungkang yang menghubungkan Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, dengan Desa Nanga Jetak, Kecamatan Dedai. Ia menjelaskan bahwa dana sementara yang disiapkan sekitar Rp150 juta. “Kami akan mengeluarkan biaya sekitar Rp150 juta untuk sementara guna memperbaiki Jembatan Sebungkang yang mengalami kerusakan. Dana tersebut masih bisa ditambah apabila belum mencukupi,” ujar Sabendi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada manajemen PT Bumi Sentosa Lestari atas kepeduliannya terhadap masyarakat. “Kami berterima kasih atas CSR yang disalurkan oleh investor perkebunan. Saya berpesan kepada seluruh investor perkebunan di Kabupaten Sintang untuk terus membantu masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sintang. Jangan bosan membantu masyarakat. Saya yakin perbaikan jembatan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat,” kata Bupati Sintang.

Sementara itu, Camat Dedai, Muli, menjelaskan bahwa Jembatan Sebungkang berada di ruas jalan dari Kecamatan Kelam Permai menuju Kecamatan Dedai dan mengalami kerusakan beberapa waktu lalu. Ia mengatakan jembatan tersebut cukup ramai dilalui kendaraan dan masyarakat karena menjadi penghubung Desa Kebong dengan Desa Nanga Jetak serta sejumlah desa lainnya di Kecamatan Dedai. “Lebar sungai sekitar 15 meter. Perbaikan jembatan melalui dana CSR investasi perkebunan ini tentu akan membuat jembatan lebih kokoh ke depan. Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini,” ujar Muli.

__Terbit pada
24 Januari 2026
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *