Sektor Pertanian Belum Optimal

Markus Jembari

SINTANG, TB– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Markus Jembari mengatakan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Sintang masih belum optimal. Kondisi itu menyebabkan Kabupaten Sintang belum bisa mandiri pangan.

“Kabupaten Sintang masih mengandalkan pasokan kebutuhan pangan dari luar daerah kita punya potensi besar untuk pengembangan sektor pertanian namun masih belum optimal sehingga hasil produksi tidak mampu mencukupi kebutuhan lokal,” kata Markus Jembari, Jumat 17 November 2023 kemarin.

Tak hanya itu ia juga menilai support dari pemerintah daerah untuk pengembangan sektor pertanian juga masih kurang. Padahal pemerintah berperan penting dalam mewujudkan Swasembada pangan.

“Kita ini kan ada tenaga Penyuluh Pertanian. Mereka ini berperan dalam mendukung keberhasilan daerah untuk Swasembada pangan Namun kita lihat di lapangan masih belum optimal,” katanya.

Menurutnya penyuluh memegang peranan penting untuk keberhasilan program pertanian di daerah. Penyuluh Harus benar-benar dekat dan menjadi pendamping petani yang mampu mengantarkan atau mengawal kebijakan pemerintah dalam pengembangan pertanian di daerah.

“Saya lihat Penyuluh Pertanian Sintang ini malah tidak sinkron dengan dinas Pertanian dan ketahanan pangan. Tenaga penyuluh kita ini banyak namun belum mampu mewujudkan Swasembada pangan di daerah,” katanya.

Menurutnya pendampingan Penyuluh Pertanian ini penting untuk memotivasi para petani dalam rangka meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Apalagi sampai sekarang ini petani kita masih menggunakan cara tradisional untuk mengembangkan sektor pertanian kita harapkan dengan adanya pendampingan dari penyuluh ini mereka bisa berpikir bagaimana meningkatkan hasil produksi pertanian dengan adaptasi cara yang modern sehingga kita bisa Swasembada pangan,” ujarnya.

“Saya lihat Kabupaten Sintang ini sangat potensial sekali untuk pengembangan sektor pertanian. Kalau pengembangannya secara tradisional itu sebenarnya lebih untuk memenuhi kebutuhan pribadi belum bisa mencakup supply untuk masyarakat secara luas. Sehingga ini menjadi PR pemerintah daerah Bagaimana bisa mengoptimalkan peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani kita untuk bisa berkembang di sektor pertanian,” ujarnya.

__Terbit pada
18 November 2023
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *