Orang Tua Harus Update Informasi Terkait Obat Sirup Yang sudah Ditrik Daei Edaran

SINTANG, TB – Sejumlah obat jenis sirup ditarik dari edarannya dikarenakan diduga mengandung zat berbahaya. Penarikan obat jenis sirup yang mengandung zat berbahaya karena mengakibatkan penyakit gagal ginjal pada anak.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Lim Hie Soen mengatakan maraknya kasus penyakit gagal ginjal pada anak-anak harus menjadi perhatian semua pihak terutama para orang tua yang memiliki anak yang masih kecil.

“Dalam hal ini para orang tua harus mengantongi pemahaman seputar obat sirup pada orang tua harus selalu update terkait informasi mengenai obat-obat yang tidak dapat lagi digunakan pada anak-anak,” ujar Lim Hie Soen di DPRD Sintang belum lama ini.

Menurutnya hal tersebut sangat penting untuk agar anak-anak yang terserang penyakit pada musim pancaroba ini tidak diberikan obat-obatan yang telah ditarik dari peredaran.

“Maka dari itu Orang tua harus selalu update informasi terkait dengan obat yang izin edarnya sudah ditarik. Para orang tua juga bisa melaporkan apabila masih mendapati obat yang surat edarnya sudah cabut tapi masih beredar di apotek ataupun tempat penjualan obat lainnya. Hal ini penting juga ada untuk kebaikan kita bersama,” kata Lim Hie Soen.

Dikatakannya sedikitnya ada 29 jenis obat sirup yang sudah tidak memiliki izin edar. Para orang tua wajib mengetahui 29 jenis obat sirup tersebut agar tidak memberikannya kepada anak-anak.

Dengan mengantongi pemahaman terkait jenis obat yang telah dicabut tersebut merupakan langkah kewaspadaan daripada orang tua guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk sekarang ini lebih baik Kalau orang tua berkonsultasi dulu dengan petugas kesehatan sebelum memberikan obat kepada anak-anaknya yang terserang penyakit hal ini penting obat yang diberikan tidak membahayakan bagi anak-anak yang mengkonsumsinya ” ujar Lim Hie Soen.

__Terbit pada
17 November 2022
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *