Waspada Penipuan dengan Modus Via Telepon Terkait Kecelakaan

Senen Maryono

SINTANG, TB- Penipuan dengan modus panggilan telepon terkait kecelakaan kembali menghantui Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dengan seorang warga di Gg H Ismail Pal 4 menjadi korban, mengalami kerugian hingga 14 juta rupiah akibat insiden ini.

Korban menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengklaim sebagai anggota kepolisian, memberitahu bahwa anaknya terlibat dalam kecelakaan tragis yang menelan korban jiwa seorang anak kecil. Dalam skema penipuan yang terstruktur, pelaku, yang mengaku dari kepolisian, memaksa korban untuk mentransfer sejumlah uang sebagai syarat pembebasan anaknya.

Dalam keadaan panik dan terkecoh, korban akhirnya melakukan beberapa transfer uang, dengan total kerugian mencapai 14 juta rupiah.

Menyikapi kejadian memilukan ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono, memberikan peringatan keras kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan semacam ini.

“Sangat penting untuk berhati-hati. Saya sendiri juga sering menerima pesan WhatsApp serupa. Sebaiknya, kita harus mendesak untuk bertemu langsung. Jangan sekadar melakukan transfer uang,” tegas Senen Maryono, Rabu 25 November 2023.

Senen Maryono memberikan saran agar dalam situasi serupa, lebih baik mengatur pertemuan langsung dengan pihak yang memberikan informasi tersebut. Ia menekankan pentingnya konfirmasi yang jelas sebelum mengambil tindakan, dan masyarakat tidak segera terpancing untuk mentransfer dana tanpa validasi yang kuat.

Dia menegaskan perlunya berhati-hati dan tidak langsung percaya pada permintaan bantuan melalui pesan atau panggilan telepon. “Kita sarankan agar dapat berkomunikasi langsung dengan pelaku jika menerima panggilan atau pesan teks. Modus penipuan semacam ini sangat banyak. Segera ajak mereka bertemu untuk memastikan kebenaran. Verifikasi sebelum mentransfer uang,” saran Senen Maryono.

Senen berharap agar masyarakat dapat memetik pelajaran dari kasus penipuan dengan modus ini dan berharap pihak kepolisian terus mengungkap kasus-kasus serupa. “Kami mengapresiasi upaya kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Semoga hal ini menjadi peringatan bagi para pelaku dan memberikan efek jera, karena meresahkan dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

__Terbit pada
15 November 2023
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *