Kartiyus Usulkan Penutupan Jalan Brigjen Katamso Saat Malam Hari

Rapat Sinkronisasi Perencanaan OPD untuk menunjang Waterfront Sungai Durian di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Rabu, 11 Januari 2023.

SINTANG, TB- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus mengusulkan untuk menutup Jalan Brigjen Katamso ketika waterfront sudah diresmikan dan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang.

Kartiyus mengungkapkan pentingnya penutupan ruas jalan tersebut pada malam hari, demi keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang bersantai di waterfront Sungai Durian.

“Saya dapat laporan kalau malam minggu kawasan waterfront sudah mulai ramai. Nah, kalau jalan itu bebas kendaraan, maka pengunjung akan aman dan nyaman saat bersantai. Sepeda motor parkir di pelabuhan, mobil parkir di Terminal Sungai Durian,” terangnya saat Rapat Sinkronisasi Perencanaan OPD untuk menunjang Waterfront Sungai Durian di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Rabu, 11 Januari 2023.

Kartiyus menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan waterfront Sungai Durian akan berakhir pada 28 Februari 2023 nanti.
Dengan demikian, pihak pelaksana masih punya waktu sekitar 5 minggu lagi untuk menuntaskan pembangunan waterfront ini.

“Catatan kita hingga hari ini, pengerjaan waterfront Sungai Durian sudah mencapai 94,75 persen. Tinggal finishing saja. Sehingga kami yakin akan selesai pada 28 Februari 2023 mendatang dan Maret 2023 akan dilakukan peresmian dan penyerahan aset kepada Pemkab Sintang,” terang Kartiyus.

Pembangunan waterfront saat ini masih seputar kelengkapan sarana dan prasarana seperti area parkir dan toilet umum dan lainnya. Menurutnya keberadaan toilet umum merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera disiapkan oleh pemerintah.

” Untuk itu, saya minta Dinas Perkim survey 3 lokasi pembangunan toilet umum agar pembangunannya dapat segera direalisasikan,” pintanya

Kartiyus mengatakan ada permintaan masyarakat agar dibangun Tourism Center di sana, supaya pengunjung luar Sintang bisa tahu tempat wisata yang ada di Kabupaten Sintang.

“Masyarakat mengusulkan agar kawasan waterproof ini bisa menjadi wadah promosi bagi destinasi wisata di Kabupaten Sintang,” ujarnya

Terkait penataan lainnya, Kartiyus menyampaikan agar Dinas Lingkungan Hidup merancang pot bunga dan pengelolaan sampah di kawasan waterfront.

“Soal parkir, kalau ada lahan kosong milik warga, bisa dilakukan kerjasama dalam pengelolaan parkir agar tertata dengan baik,” pesanya.

Pelaksana Pekerjaan Pembangunan Waterfront Sintang, Firly Fajar Riyadi
menjelaskan bahwa pihaknya akan membuat tulisan Waterfront Sintang di Jalan Brigjen Katamso menghadap ke Sungai Kapuas.

“Tulisan nanti akan cukup besar. Hurufnya sudah jadi, tinggal dipasang. Bahanya dari akrilik. Dan dibingkai lampu sehingga saat malam hari akan lebih terang. Di gerbang juga ada lampu nanti,” terangnya.

Pihakanya juga menyiapkan lampu, pot bunga dan tempat sampah di setiap segmen. Di Jalan Kolonel Sugiono disiapkan 31 buah tempat sampah 16 pot bunga dan 34 lampu.

“Jalan DI Panjaitan kami siapkan 18 pot bunga, 29 buah lampu dan 26 buah tempat sampah. Jalan Jenderal Sudirman kami siapkan 8 pot bunga, 15 tempat sampah dan 19 lampu. Jalan Brigjen Katamso kami siapkan 31 buah pot, lampu ada 32 buah, tempat sampah 23 buah dan 16 buah foodstall. Diantara bunga juga kami siapkan tempat duduk santai,” bebernya.

Sumber : Rilis Kominfo
Editor : Terasborneo.com

 

__Terbit pada
11 Januari 2023
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *