DPRD Sintang Dorong Perbaikan Jembatan Darurat di Dapil 6

Vaulinus Lanan

SINTANG, TB- Anggota DPRD Kabupaten Sintang Vaulinus Lanan, mendorong pemerintah daerah agar segera memperbaiki sejumlah jembatan darurat di Kecamatan Tempunak dan Sepauk. Legislator Partai Gerindra ini mengatakan bahwa jembatan-jembatan tersebut merupakan penghubung vital antardesa yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas.

Hal ini disampaikan Lanan saat diwawancarai di Gedung DPRD Sintang belum lama ini. Ia mengatakan bahwa meskipun beberapa jembatan masih bisa difungsikan, kondisinya sudah memprihatinkan dan rawan putus jika tidak segera diperbaiki.

“Ada beberapa jembatan darurat di daerah kami yang perlu perhatian serius. Misalnya jembatan di jalur dari Mansik ke Gurung Mali dan Jaya Mentari. Kalau rusak, warga dari pehuluan bisa terisolasi,” kata Lanan.

Ia menyebut bahwa perbaikan jembatan merupakan bagian penting dari upaya peningkatan infrastruktur dasar di pedalaman. Apalagi sebagian besar warga di Tempunak dan Sepauk menggantungkan hidup dari hasil pertanian, sehingga membutuhkan akses jalan dan jembatan yang layak.

Menurut Lanan, beberapa kegiatan perbaikan jembatan sudah masuk dalam agenda tahun ini dan akan segera dikerjakan. Namun, kata dia perlunya percepatan dan prioritas bagi jembatan yang kondisinya benar-benar rusak berat.

“Kalau jembatan ini putus bukan hanya kegiatan ekonomi yang terganggu, anak sekolah juga susah ke sekolah, dan warga susah ke puskesmas. Jadi harus jadi perhatian bersama,” jelasnya.

Lanan mengungkapkan bahwa dalam berbagai kegiatan reses, warga selalu menyampaikan keluhan terkait jembatan yang rusak dan minta agar segera dibangun permanen bukan hanya perbaikan darurat.

Ia pun mengapresiasi beberapa inisiatif perusahaan yang telah membantu memperbaiki infrastruktur di daerah terpencil. Meski demikian, peran utama tetap berada di tangan pemerintah daerah.

“Saya sudah sampaikan ke pihak eksekutif ya agar jembatan darurat yang menjadi akses utama masyarakat itu segera dianggarkan. Karena masyarakat disana sangat bergantung pada jembatan ini,” tegasnya.

Dikatakannya jika perbaikan jembatan yang lebih cepat, konektivitas desa akan membaik dan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar.

“Kalau jembatan bagus otomatis jalan juga hidup, ekonomi pun bergerak,” pungkasnya.

__Terbit pada
8 Juli 2025
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *