Wabup Sintang Dorong Budaya Gotong Royong Hadapi Pengurangan Anggaran

SINTANG, TB – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, mendorong seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sintang untuk kembali mengaktifkan budaya gotong royong dan kerja bakti di tengah pengurangan anggaran desa dan Pemerintah Kabupaten Sintang oleh pemerintah pusat.

Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan amanat pada pelantikan empat Kepala Desa Terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Kabupaten Sintang Tahun 2025 yang berlangsung di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Rabu, 4 Februari 2026.

Florensius Ronny menjelaskan bahwa kondisi keuangan desa dan kabupaten saat ini tidak dalam keadaan baik-baik saja. Ia menyebutkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran menyebabkan keterbatasan fiskal, sementara aspirasi masyarakat, persoalan di lapangan, dan kebutuhan pembangunan terus meningkat.

Menurutnya, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah memperkuat kembali budaya luhur gotong royong di tengah masyarakat. Kerja bakti di tingkat desa, dusun, RT, dan RW dinilai efektif untuk menjaga infrastruktur lingkungan, seperti perbaikan jalan atau jembatan ringan, tanpa harus selalu mengandalkan anggaran pemerintah.

Wakil Bupati Sintang juga mengungkapkan bahwa anggaran dana desa (ADD) mengalami pengurangan signifikan, dari sebelumnya sekitar Rp1 miliar per desa menjadi Rp200–300 juta. Sementara itu, APBD Kabupaten Sintang yang sebelumnya mencapai Rp2,1 triliun kini berkurang menjadi sekitar Rp1,8 triliun, sehingga diperlukan peran aktif masyarakat untuk tetap menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

__Terbit pada
4 Februari 2026
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *