Sintang Belum Memiliki Mars Daerah

SINTANG, TB – Meskipun kaya akan budaya dan identitas lokalnya, Kabupaten Sintang masih belum memiliki Mars Daerah yang melambangkan semangat dan karakteristik daerahnya. Hal ini menjadi sorotan utama yang diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, pada Kamis, 21 Maret 2024.
Kartiyus mengekspresikan kekecewaannya atas keadaan ini. Dia menyatakan bahwa meskipun upaya telah dilakukan, belum ada hasil yang memuaskan dalam penciptaan Mars Daerah Kabupaten Sintang.
“Pada Kelam Tourism Festival Tahun 2023, kami mengadakan lomba cipta lagu Mars Kabupaten Sintang, tetapi sayangnya partisipasi dari masyarakat sangat minim. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam menggalang semangat kolaboratif untuk menciptakan lambang kebanggaan bersama,” ungkap Kartiyus.
Terkait hal ini, Kartiyus menggarisbawahi potensi seniman dan tokoh kebudayaan di Kabupaten Sintang, menegaskan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk menciptakan karya yang mewakili kearifan lokal dan semangat kemajuan daerah.
“Kabupaten Sintang kaya akan seniman dan penggiat budaya yang berbakat. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi dan dukungan yang tepat, Mars Daerah Kabupaten Sintang dapat terwujud sebagai simbol kebersamaan dan kebanggaan bersama,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, sejumlah tokoh masyarakat dan budayawan setempat menegaskan pentingnya mendukung upaya pelestarian identitas budaya daerah. Mereka menyampaikan harapan bahwa dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan para seniman, Mars Daerah Kabupaten Sintang akan segera menjadi kenyataan.
Dalam upaya ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang telah menetapkan langkah-langkah konkret, termasuk penyelenggaraan lomba dengan kriteria yang jelas dan insentif bagi pencipta lagu terpilih. Semua ini dilakukan dalam rangka menjaga dan memperkuat jati diri budaya Kabupaten Sintang sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan bangsa.
Kendati demikian, Kartiyus menegaskan bahwa penciptaan Mars Daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan kerja sama dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Diharapkan dengan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya lokal, Kabupaten Sintang akan segera memiliki Mars Daerah yang dapat menjadi simbol persatuan dan kebanggaan bagi seluruh warga.
Sumber : Rilis Prokopim Sintang Tahun 2024
Editor: Terasborneo.com