Kepala Desa Kubu Berangan Minta Perhatian Pemerintah untuk Akses Listrik

SINTANG, TB – Maria Tini, Kepala Desa Kubu Berangan di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang menyatakan bahwa desanya yang terletak di daerah perbatasan, hingga saat ini belum teraliri jaringan listrik dari PLN. Warga setempat hanya mengandalkan sumber energi alternatif, seperti panel surya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Maria Tini, Kepala Desa Kubu Berangan, saat menghadiri penandatanganan perjanjian konversi atau akad kredit untuk biaya pembangunan kebun kemitraan dengan tujuh koperasi di Kabupaten Sintang, yang diadakan oleh Perusahaan Perkebunan PT. Mitra Nusa Sarana dan PT. Prima Sawit Andalan (DSN Group) baru-baru ini.

“Kami sangat berharap desa Kubu Berangan segera dialiri listrik PLN, agar masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan terjangkau. Tanpa akses listrik yang memadai, perkembangan sosial dan ekonomi desa tentu akan terhambat,” ungkap Maria Tini.

“Listrik bukan hanya sekadar kebutuhan, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup masyarakat di sini. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan ini, mengingat akses listrik sangat diharapkan oleh masyarakat kami,” tambah Maria Tini.

Maria Tini menyampaikan bahwa meski dengan menggunakan panel surya bisa mejadi opsi sementara, tetapi biaya pemasangan panel surya cukup mahal dan memerlukan perawatan yang rutin.

“Meskipun panel surya dapat menjadi solusi sementara, ada beberapa kelemahan yang harus dihadapi, seperti biaya pemasangannya yang cukup mahal. Selain itu, saat musim hujan tiba, produksi energi dari panel surya akan berkurang akibat minimnya sinar matahari,” kata Maria Tini.

Kepala Desa Kubu Berangan, Maria Tini, menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dan wakil rakyat dari daerah pemilihan perbatasan dapat lebih memperjuangkan pembangunan jaringan listrik untuk Desa Kubu Berangan dan sekitarnya.

“Kami sangat berharap desa Kubu Berangan segera dialiri listrik PLN, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan terjangkau,” pungkasnya.

 

 

__Terbit pada
20 Oktober 2024
__Kategori
Kalbar, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *