RSJ Sudiyanto Sintang Masih Kekurangan Perawat

SINTANG, TB – Rumah Sakit Jiwa Sudiyanto Kabupaten Sintang telah resmi beroperasi. Adapun RSJ Sudiyanto adalah satu-satunya rumah sakit jiwa yang berada di wilayah timur Kalimantan Barat, yakni Kabupaten Sintang, Melawi, Sekadau, Sanggau, dan Kapuas Hulu.
Edy Harmaini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang menginformasikan bahwa saat ini terdapat total 665 orang yang sudah tercatat sebagai ODGJ di Kabupaten Sintang. Dari jumlah tersebut, hanya tujuh orang yang sedang dirawat di RSJ Sudiyanto, serta satu orang lagi di RSUD Ade M. Djoen Sintang.
“Sejak dibuka pada bulan Februari yang lalu, RSJ ini telah menyediakan 36 tempat tidur dan telah mulai menerima pasien. Namun demikian, SDM yang tersedia saat ini masih belum mencukupi, meskipun fasilitas dan sarana serta prasarana sudah ada,” terang Edy Harmaini.
Menurut Edy Harmaini, saat ini pihaknya masih kekurangan perawat dan pihaknya akan menambah perawat di RSJ Sudiyanto dengan cara mengambil dari puskesmas yang memiliki jumlah tenaga kesehatan yang berlebih.
“Saat ini, hanya ada 15 perawat di RSJ Sudiyanto, sedangkan untuk melayani 36 tempat tidur, minimal dibutuhkan 24 orang perawat. Selain itu, kami hanya memiliki satu dokter spesialis jiwa, yaitu dr. Yohanes, Sp.Kj,” beber Edy Harmaini.
“Kita berencana untuk menarik sebagian perawat dari puskesmas yang memiliki jumlah perawat yang berlebihan. Selain itu, kita akan mengusulkan kepada BKPSDM Kabupaten Sintang untuk membuka penerimaan calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus untuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) pada tahun 2024,” tambah Edy Harmaini.
Edy berharap agar RSJ Sudiyanto dapat beroperasi dengan optimal karena merupakan hanya satu-satunya RSJ yang melayani sedikitnya 5 Kabupaten yang berada di wilayah timur Kalimantan Barat.
“Ini adalah rumah sakit khusus, jadi memerlukan perlakuan yang khusus juga. Untuk itu, dibutuhkan tenaga kerja yang khusus dan berkompeten. Saat ini, kami masih kekurangan tenaga medis yang memenuhi kriteria tersebut. Kami juga akan berusaha untuk meningkatkan dana operasional pada tahun 2024 mendatang,” tutup Edy Harmaini.
Sumber : Rilis Kominfo Sintang
Editor : Admin terasborneo.com