Sukses Menulis Buku Kiat-Kiat Mengelola SMK, Ini Kata Maria Victoria

SINTANG, TB – Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kelam Permai, Maria Victoria sukses penulisan dan penerbitan buku yang memiliki tebal 69 halaman dan diberi judul From Zero to Hero: Kiat-Kiat Mengelola SMK. Buku itu resmi dilaunching pada Sabtu, 14 Oktober 2023 bertempat di Aula Hotel Bagoes.

Buku ini menceritakan pengalaman dan kisah suksesnya yang pernah mengelola 3 SMK Negeri di Kabupaten Sintang yakni SMK Negeri 1 Ketungau Tengah, SMK Negeri 1 Sintang dan SMK Negeri 1 Kelam Permai.

Maria Victoria menyampaikan alasan menulis buku tersebut adalah untuk berbagi pengalaman kepada sesama kepala SMK, guru, dan seluruh masyarakat.

“Saya sudah memimpin 3 SMK Negeri di Kabupaten Sintang. Awalnya saya menjadi Kepala SMK Negeri 1 Ketungau Tengah selama 4 tahun dan berhasil memajukan sekolah tersebut sehingga menjadi sekolah yang difavoritkan warga Kecamatan Ketungau Tengah,” terang Maria Victoria.

“Saya memulai karir dari guru honorer. Dan saya ingin mewakafkan hidup saya di dunia pendidikan. Saya ingin menceritakan cara dan teknik dalam memimpin SMK Negeri. Apa yang saya tulis, sangat mudah dilaksanakan. Maka saya ingin kedepan ada banyak kepala SMK dan guru sukses dalam karirnya,” tambah Maria Victoria.

Maria Victoria mengatakan bahwa ada dua best practice yang yang ia bagikan yakni 4 Do it dan strategi POT DaPalas. “Saya pernah meraih predikat Kepala SMK Negeri Berprestasi peringkat ketujuh Se Indonesia. Saya ingin berbagi kisah sukses itu kepada orang lain melalui buku ini,” kata Maria Victoria.

Setelah dilakukan launching, buku tersebut dibedah oleh tiga orang narasumber yakni Dr. Adimin Diens selaku Pengurus HIPKIN DKI Jakarta, Syukur Saleh selaku Penggiat Literasi dan Putra Gunawan selaku Pengurus Forum Indonesia Menulis Kabupaten Sintang.

Syukur Saleh, Kepala Bidang Komunikasi Publik Kominfo Sintang dan seorang Penggiat Literasi memberikan masukan dan saran mengenai buku “From Zero to Hero: Kiat-Kiat Mengelola SMK”.

“Guru dan kepala sekolah perlu membiasakan diri untuk menuliskan ide dan pengalamannya, lalu kemudian dicetak dalam sebuah buku, sehingga bisa berbagi wawasan, pengalaman dan ilmu kepada para pembacanya,” kata Syukur Saleh.

Menurut Syukur Saleh, hanya sedikit guru dan kepala sekolah di Kabupaten Sintang yang memiliki keberanian untuk memulai menulis buku. Oleh karena itu, dia mengimbau para guru dan kepala sekolah untuk mulai menulis buku dan berbagi kisah sukses mereka dengan orang lain.

“Bagikan best practice di sekolah tempat mengajar kepada guru lain. Jangan lupa buku tersebut dibagikan kepada Perpustakaan Daerah Kabupaten Sintang,” ujar Syukur Saleh.

“Buku pasti memiliki pesan yang ingin disampaikan oleh penulisnya kepada pembaca buku. Untuk itu sebaiknya, penulis buku pemula memberikan draft buku kepada dua orang atau lebih untuk dapat dibaca dan dimintakan saran dan kritiknya. Itu untuk mengurangi resiko kekurangan pada buku tersebut sebelum dilakukan proses pencetakan,” pungkasnya.

Sumber : Rilis Kominfo Sintang

Editor : Admin terasborneo.com

 

 

 

__Terbit pada
14 Oktober 2023
__Kategori
Kalbar, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *