Pentingnya Asupan Gizi Dalam Mencegah Stunting

SINTANG, TB – Maryadi, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang mengatakan banyak faktor yang menyebabkan stunting diantaranya kekurangan gizi pada sebelum maupun saat kehamilan.

“Yang kita maksudkan adalah mulai dari calon pengantin wanita remaja yang kekurangan gizi, maka waktu sudah menikah dan hamil nanti beresiko mendapatkan anak stunting,” kata Maryadi.

“Jika selama kehamilan asupan gizi ibu memadai dan juga menerapkan perilaku hidup sehat, maka resiko akan menjadi semakin kecil. Sebaliknya bayi yang lahir sehat tidak otomatis aman dari stunting, misalnya apabila bayi tidak diberikan ASI eksklusif, maka bayi mengalami diare dan masalah kesehatan lainnya sehingga dapat beresiko menjadikan anak stunting,” tambah Maryadi.

Maryadi mengatakan status gizi buruk dapat diketahui melalui pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan indeks massa tubuh (IMT). Apabila angka LILA calon pengantin di bawah standar yang diharapkan, calon pengantin dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui bagaimana cara memperbaiki status LILA dan IMT.

“Jadi status gizi yang buruk pada calon pengantin wanita merupakan salah satu penyebab penting yang perlu diketahui sejak dini. Calon pengantin harus mulai menambah asupan makanan bergizi seimbang yang kaya akan protein, vitamin dan mineral,” ujar Maryadi.

Maryadi juga menekankan pentingnya mencegah risiko anak stunting sejak dini. Ia mengatakan sedikitnya ada empat faktor pada pengantin wanita yang dapat menyebabkan kelahiran anak stunting yaitu pengantin wanita dengan kehamilan yang terlalu muda dan tua serta banyak dan terlalu dekat.

“Kehamilan pada usia yang terlalu muda, tua, terlalu sering, atau terlalu dekat dapat memiliki dampak negatif yang signifikan bagi kesehatan calon pengantin dan juga bayi yang dikandungnya, bahkan berpotensi mengakibatkan kematian,” tutup Maryadi.

__Terbit pada
8 November 2023
__Kategori
Kalbar, Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *