Guru di Sintang Dilatih Fotografi dan Videografi untuk Promosi Pariwisata

SINTANG, TB – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar yang difokuskan pada pelatihan singkat fotografi dan videografi praktis bagi para guru di Aula Hotel Cika, Senin, 18 Mei 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika, Ketua PGRI Kabupaten Sintang Yustinus J, para narasumber, serta guru-guru peserta pelatihan.
Kartiyus berharap para guru yang mengikuti pelatihan tersebut ke depan mampu menghasilkan foto dan video yang menarik untuk membantu Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mempromosikan potensi wisata daerah.
“Peserta pelatihan fotografi dan videografi ini ke depan diharapkan bisa memproduksi dan memposting foto maupun video tentang lokasi wisata di Kabupaten Sintang melalui media sosial. Termasuk momen-momen positif dan menarik seperti upacara adat yang dapat dipromosikan kepada masyarakat luas,” ujar Kartiyus.
Menurutnya, media sosial memiliki jangkauan yang sangat luas dan fleksibel sebagai sarana promosi.
“Bisa diposting di Instagram, TikTok, YouTube, maupun Facebook. Kalau ada video dan foto menarik, sebaiknya diposting dan disimpan di media sosial. Selain dapat dilihat kembali sewaktu-waktu, juga tidak membuat memori handphone cepat penuh,” jelas Kartiyus.
Ia juga menilai media sosial dapat menjadi sarana dokumentasi berbagai peristiwa penting yang bernilai sejarah.
“Kenapa harus disimpan di media sosial? Karena momen tertentu tidak akan terulang dan bisa menjadi catatan sejarah. Apalagi sekarang sudah ada AI atau Artificial Intelligence yang memudahkan kita membuat postingan menarik,” terang Kartiyus.
Kartiyus menambahkan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan menjadi tantangan sekaligus peluang, terutama bagi generasi muda yang semakin akrab dengan teknologi digital.
“AI menjadi tantangan besar bagi kita. Anak-anak sekarang juga lebih hebat dalam menggunakan teknologi AI. Mengubah foto pun sekarang sudah bisa dilakukan dengan AI. Hari ini kita bisa foto seolah-olah di Paris, besok bisa di tempat lain,” katanya.
Di akhir sambutannya, Kartiyus mengajak para guru untuk aktif mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Sintang melalui konten kreatif di media sosial.
“Ke depan, kalau ibu-ibu guru mengunjungi lokasi wisata di Kabupaten Sintang, buatlah foto dan video yang bagus dan menarik, lalu posting di media sosial masing-masing. Jika postingan itu dilihat banyak orang, maka lokasi wisata tersebut akan semakin ramai dikunjungi,” pungkas Kartiyus.