Jalan Sintang-Ketungau Masih Rusak Parah, Anggota DPRD Minta Perbaikan Diusulkan ke Pusat

SINTANG, TB – Kondisi Jalan Sintang-Ketungau yang hingga kini masih rusak parah menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang. Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jimi Monopo, mendesak agar perbaikan ruas jalan vital tersebut segera diusulkan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat melalui program Inpres Jalan Daerah.

Jalan yang menghubungkan ibu kota Kabupaten Sintang dengan wilayah Ketungau ini telah lama dikeluhkan masyarakat karena kondisinya yang memprihatinkan. Lubang-lubang besar di mana-mana, badan jalan yang bergelombang, serta kerusakan parah di sejumlah titik membuat pengendara dan pengguna jalan lainnya harus ekstra hati-hati.

Jimi Monopo menegaskan bahwa perbaikan Jalan Sintang-Ketungau harus segera diusulkan sehingga bisa ditangani dengan anggaran dari pusat. Menurutnya, mengandalkan APBD yang terbatas jelas tidak akan cukup untuk menangani kerusakan yang sudah sangat parah. Oleh karena itu, langkah strategis yang harus ditempuh adalah mengajukan usulan ke pemerintah pusat agar ada solusi nyata untuk perbaikan jalan tersebut.

“Perbaikan Jalan Sintang-Ketungau harus segera diusulkan sehingga bisa ditangani dengan anggaran dari pusat,” kata Jimi Monopo.

Jimi Manopo menilai bahwa keterbatasan anggaran daerah memang menjadi kendala, tetapi hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda perbaikan. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam mencari dukungan dari pemerintah pusat.

“Kita mendorong pemerintah daerah untuk aktif mencari dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Jimi Manopo.

Jimi Manopo juga menjelaskan bahwa kerusakan jalan ini berdampak sangat luas terhadap aktivitas warga. Distribusi barang dari dan ke wilayah Ketungau menjadi terganggu, akses pendidikan bagi anak-anak sekolah terhambat, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat yang sakit menjadi sulit dijangkau.

__Terbit pada
3 April 2026
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *