Welbertus: Usulan Masyarakat Berkutat Soal Infrastruktur

SINTANG, TB – Welbertus, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menyebutkan dirinya telah menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya di Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang Kalimantan Barat Belum lama ini.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan usulan masyarakat di desa yang dikunjunginya masih berkutat pada infrastruktur.

“Saya sudah menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Reses ke-3 ini saya mengunjugi 5 desa di Kecamatan Sintang yakni Desa Teluk Kelansam, Desa Mail Jampong, Desa Anggah Jaya, Desa Tebing Raya dan Kelurahan Akcaya. Usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat Masih berkutat pada infrastruktur jalan dan jembatan,” ujarnya di DPRD Sintang, belum lama ini.

Saat ini infrastruktur sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Pada dasarnya manusia bisa hidup lebih baik jika infrastrukturnya terpenuhi. Dengan adanya infrastruktur dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Khususnya di Desa Tebing Raya Kecamatan Sintang, mereka sangat membutuhkan jembatan Sungai Enkelinau. Jembatan ini banjir sedikit tidak bisa mereka untuk lewati,” terang Welbertus.

Keberadaan Jembatan Sungai Engkelinau sangat dibutuhkan masyarakat. Jembatan itu menghubungkan beberapa desa Ke Hulu termasuk desa yang ada di wilayah Kecamatan Dedai pesisir.

“Oleh karenanya, kita mohon pemerintah segera melakukan pemetaan berkaitan dengan prioritas untuk pembangunan di pesisir Ini. Kita mintakan pembangunan jembatan Sungai Engkelinau diprioritaskan pada tahun 2023 mendatang,” pintanya.

Sementara usulan masyarakat di Desa Teluk Kelansam memperioritaskan kebutuhan terkait Infrastruktur jalan dan jaringan listrik PLN.

“Kalau untuk jaringan listrik, beberapa yang sudah kita kawal sampai saat ini salah satunya yanh sudah mengarah pada realisasi seperti di Desa Tanjung Kelansam, saat ini tinggal menunggu pemasangan saja,” jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, terkait perawatan jaringan listrik sudah diusulkan juga dan sudah mendapat jawaban daei pemerintah dan PLN.

“Itu di Desa Anggah Jaya soal pemeliharaan jaringan listrik yang dulunya tiang kayu menjadi tiang besi,” pungkasnya.

__Terbit pada
4 Desember 2022
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *