Yohanes Rumpak: Demo Kawal Putusan Praperadilan Harus Tertib, Jangan Sampai Ricuh

SINTANG, TB – Sejumlah kelompok masyarakat bersiap menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Negeri Sintang menjelang pembacaan putusan praperadilan yang dijadwalkan pada Senin, 30 Maret 2026. Aksi ini digelar untuk mengawal jalannya persidangan atas gugatan yang diajukan oleh Agustinus dan rekan-rekannya (cs) yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Kalimantan Barat.
Penetapan tersangka tersebut bermula dari laporan PT Lingga Jati Al-Manshurin (PT LJA). Pihak Agustinus menilai bahwa proses hukum yang menjerat klien mereka merupakan bentuk kriminalisasi. Oleh karena itu, putusan hakim dalam sidang praperadilan kali ini dinilai krusial karena akan menentukan sah atau tidaknya status tersangka yang telah ditetapkan.
Menjelang aksi yang diprediksi akan dihadiri oleh sejumlah massa pendukung, berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan bersiaga untuk menjaga kondusivitas wilayah. Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung.
Yohanes Rumpak mengajak seluruh pihak, khususnya peserta aksi, agar mampu mengendalikan diri dan menahan emosi demi menjaga situasi tetap kondusif. Ia menyampaikan harapannya agar aksi yang dilakukan dapat berjalan tanpa gejolak yang merugikan banyak pihak.
“Harapan kita demo akan berlangsung tertib dan tidak berujung kerusuhan, karena dampaknya akan merugikan semua pihak,” kata Rumpak.
Yohanes Rumpak juga mengingatkan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Kita harus menjaga situasi tetap aman dan damai, sehingga proses hukum maupun penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan konflik,” tambah Rumpak.
Yohanes Rumpak juga berharap pihak keamanan dapat menjalankan pengamanan secara profesional dalam aksi demonstrasi. Dirinya menyampaikan keyakinan bahwa aparat kepolisian dan instansi terkait memiliki kemampuan serta pengalaman yang mumpuni dalam mengelola aksi unjuk rasa.
“Kami yakin dan percaya pihak keamanan sangat profesional dan sudah tahu bagaimana menangani demo,” pungkasnya.