Jalan Mantap di Sintang Baru 12,07 Persen, DPRD Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur

SINTANG, TB – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengungkapkan bahwa saat ini panjang jalan dalam kondisi mantap di Kabupaten Sintang baru mencapai sekitar 12,07 persen dari total keseluruhan ruas jalan yang ada. Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak ruas jalan yang membutuhkan perhatian serius guna meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, menegaskan bahwa terbatasnya jalan mantap ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik memiliki peran strategis dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas sehari-hari hingga kelancaran distribusi barang dan jasa.
“Infrastruktur jalan yang baik sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan pendistribusian barang, serta membuka akses wilayah khususnya di daerah pedesaan,” kata Hikman Sudirman.
Namun, Hikman Sudirman menyadari bahwa upaya peningkatan infrastruktur jalan tidak bisa dilakukan secara instan. Ia mengakui bahwa kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang masih terbatas untuk membiayai pembangunan infrastruktur secara maksimal. Keterbatasan fiskal daerah menjadi kendala klasik yang selama ini dihadapi dalam upaya mengejar ketertinggalan pembangunan di sektor konektivitas.
Oleh karena itu, Hikman Sudirman berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat. Ia menilai kolaborasi lintas tingkat pemerintahan menjadi kunci utama untuk mendapatkan tambahan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur, mengingat kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan untuk membiayai seluruh kebutuhan secara mandiri.
“Harapan kita pemerintah daerah bisa lebih aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan anggaran pembangunan, apalagi mengingat saat ini dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah juga mengalami pemotongan,” ungkap Hikman Sudirman.
Hikman Sudirman menambahkan bahwa kondisi jalan yang memadai akan berdampak langsung terhadap aktivitas perekonomian masyarakat, terutama bagi para petani dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada kelancaran transportasi untuk mendistribusikan hasil produksi mereka. Tanpa akses jalan yang baik, potensi ekonomi di pedesaan sulit untuk dikembangkan secara optimal. DPRD Kabupaten Sintang pun berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong agar pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah ke depan.