Florensius Ronny Dukung Pameran Temporer Senjata Tradisional

SINTANG, TB – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang merayakan Hari Ulang Tahun Museum Kapuas Raya yang ke 14 Tahun 2022 dengan menggelar Pameran Temporer Senjata Tradisional Sintang selama 8 hari, acara tersebut di mulai tanggal 11-18 Oktober 2022 di Museum Kapuas Raya Jalan Sintang- Putusibau KM 14 Sintang.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengajak seluruh masyarakat dan khusus nya pelajar untuk mendukung Pameran Temporer Senjata Tradisional yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang tersebut.

” Mari kita semua mendukung dengan datang berkunjung ke museum Kapuas Raya. Kita harus menjaga, agar adat istiadat dan seni budaya tetap hidup di tengah kemajuan zaman saat ini,” ajak florensius ronny.

Politisi Partai Nasdem ini mengapresiasi pameran yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan mengatakan bahwa senjata tradisional di zaman ini bukan lah alat untuk berperang, tapi sudah menjadi menjadi sesuatu yang memiliki nilai budaya dan nilai-nilai sejarahnya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, Pameran ini mengenalkan senjata tradisional kepada masyarakat luas, terkhusus para generasi muda. Dalam senjata tradisional ada kearifan lokal, ada nilai-nilai sejarah yang memang bisa untuk diangkat menjadi cerita sehingga memperkaya pengetahuan generasi-generasi muda,” ujarnya.

Dalam rangka merayakan HUT yang ke 14 ini, Museum Kapuas Raya juga melaksanakan kegiatan lain seperti lomba olahraga tradisional caksin putra dan putri tingkat OPD se Kabupaten Sintang pada tanggal 12-13 Oktober 2022, acara talkshow senjata tradisional 14 Oktober 2022, acara workshop pada tanggal 15 Oktober 2022 dan lomba bercerita cerita rakyat tingkat SMP/MTs pada 17 Oktober 2022.

“Kegiatan ini sebagai media untuk mengembangkan citra nilai-nilai budaya daerah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya khususnya senjata tradisional, menarik minat masyarakat dan pelajar untuk berkunjung ke museum dan mengajak masyarakat untuk melestarikan kebudayaan daerah,” terang Lindra Azmar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

__Terbit pada
12 Oktober 2022
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *