Swadaya Warga Jadi Solusi Sementara Atasi Kerusakan Jembatan di Kayan Hilir

SINTANG, TB – Upaya perbaikan permanen terhadap jembatan gantung di Desa Neran Baya, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang masih harus menunggu ketersediaan anggaran daerah. Meski demikian, langkah cepat tetap diperlukan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat. Untuk itu, solusi sementara melalui swadaya warga dinilai menjadi pilihan paling realistis saat ini.

Anggota DPRD Sintang dari daerah pemilihan Kayan Hulu dan Kayan Hilir, Juni, menegaskan bahwa kondisi jembatan tersebut memang sudah memerlukan penanganan segera. Namun ia mengakui keterbatasan keuangan daerah membuat perbaikan total belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Ia pun mendorong peran aktif masyarakat melalui koordinasi pemerintah desa.

Juni menyampaikan bahwa pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk menindaklanjuti kerusakan tersebut, tetapi dalam situasi saat ini diperlukan keterlibatan warga. Menurutnya, kepala desa di wilayah terdampak dapat menggerakkan masyarakat untuk melakukan perbaikan darurat secara gotong royong.

“Kegiatan swadaya ini tidak bersifat permanen, melainkan hanya untuk memastikan jembatan tetap dapat digunakan dengan aman. Perbaikan difokuskan pada penanganan ringan sembari menunggu adanya alokasi anggaran untuk pembangunan yang lebih menyeluruh di masa mendatang,” kata Juni.

Jembatan gantung tersebut diketahui memiliki peran vital karena menjadi akses utama bagi lima desa, yakni Neran Baya, Sungai Buaya, Sungai Sintang, Batu Netak, dan Sungai Garong. Warga di wilayah tersebut sangat bergantung pada jembatan untuk menunjang mobilitas, distribusi barang, hingga aktivitas harian lainnya.

Dengan kondisi tersebut, keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci agar fasilitas umum tetap berfungsi. Selain itu, Juni juga memastikan dirinya akan terus mendorong pengajuan anggaran melalui mekanisme pemerintah daerah agar perbaikan permanen bisa segera direalisasikan.

__Terbit pada
5 April 2026
__Kategori
Parlemen

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *