Kades Pauh Desa Sampaikan Apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas Pembangunan Jalan Antar Desa

SINTANG, TB – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, didampingi Kepala Desa Pauh Desa, Hermanus Biyok, meninjau langsung progres pembangunan jalan penghubung Pauh Desa–Umin Jaya pada Sabtu (7/3/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur vital tersebut berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Di sela-sela peninjauan, Hermanus Biyok menyampaikan bahwa ruas jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian warganya. Selama ini, masyarakat kesulitan mengangkut hasil bumi seperti sawit, karet, dan bahan pangan lainnya karena kondisi jalan yang rusak parah, terutama saat musim hujan.
“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat Desa Pauh Desa karena menjadi jalur utama untuk membawa hasil pertanian. Jika jalan bagus, harga jual hasil tani juga ikut membaik karena transportasi lebih mudah dan murah,” ujar Biyok.
Hermanus Biyok juga mengucapkan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang diwakili oleh Ketua Komisi V DPR RI. Menurutnya, kehadiran Lasarus membawa angin segar bagi pembangunan di wilayah pedalaman yang kerap terabaikan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, yang terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang. Harapan kami, pembangunan ini bisa tuntas agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambah Biyok.
Menanggapi hal tersebut, Lasarus menjelaskan bahwa proyek pengerasan jalan ini merupakan realisasi dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Ia memastikan bahwa program ini tidak berhenti di tengah jalan dan akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya.
“Pekerjaan ini merupakan program Inpres Jalan Daerah tahun 2025 dan akan kita lanjutkan pada tahun 2026 agar akses jalan ini bisa selesai sepenuhnya dan dimanfaatkan masyarakat. Ini komitmen pemerintah untuk membangun konektivitas hingga ke pelosok,” tegas Lasarus.
Dalam tinjauannya, politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar empat kilometer. Sementara itu, masih ada sekitar lima kilometer ruas jalan tersisa yang akan menjadi prioritas penyelesaian pada tahap berikutnya di tahun 2026. Ia berharap dengan rampungnya seluruh ruas jalan, mobilitas warga dan distribusi logistik di wilayah Kecamatan Dedai dan sekitarnya dapat berjalan lancar, sekaligus membuka keterisolasian wilayah.