DLH Sintang: Idealnya Butuh 30 Kontainer Sampah, Saat Ini Hanya 9 Unit dan Sebagian Rusak

SINTANG, TB – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang mengungkapkan keterbatasan serius dalam sarana pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang. Saat ini, jumlah kontainer penampung sampah sementara yang tersedia hanya 9 unit, padahal kebutuhan ideal mencapai 30 unit. Lebih memprihatinkan lagi, sebagian besar dari 9 kontainer yang ada sudah mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal.

Kepala DLH Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera memberikan dukungan. Dukungan yang dibutuhkan meliputi penambahan jumlah kontainer serta perbaikan terhadap fasilitas yang sudah ada. Menurutnya, kondisi ini menjadi salah satu kendala utama dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang.

“Jumlah kontainer yang tersedia saat ini hanya sebanyak 9 unit, sebagian besar kondisinya sudah mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal,” terang Siti Musrikah.

Siti Musrikah menambahkan bahwa keterbatasan ini berdampak langsung pada kinerja petugas kebersihan. Beban kerja mereka meningkat drastis, sementara efektivitas penanganan sampah di lapangan justru menurun.

“Hal ini tentu berdampak pada meningkatnya beban kerja petugas kebersihan serta menurunnya efektivitas penanganan sampah di lapangan,” tambah Siti Musrikah.

Kepala DLH Sintang menjelaskan bahwa dengan kebutuhan ideal mencapai 30 unit kontainer, distribusi penampungan sampah dapat lebih merata. Jumlah tersebut dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk. Tanpa penambahan dan perbaikan sarana, risiko permasalahan lingkungan seperti penumpukan sampah di titik-titik tertentu serta meningkatnya pencemaran lingkungan akan sulit dihindari.

DLH Sintang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk segera merealisasikan penambahan kontainer dan perbaikan fasilitas yang ada, sehingga pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang dapat berjalan lebih efektif dan bersih.

__Terbit pada
6 April 2026
__Kategori
OPD

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *