Pentingnya Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat untuk Tekan Angka TBC

SINTANG, TB – Komitmen penuh dalam mendukung upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang untuk mengentaskan penyakit tuberkulosis (TBC) disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang , Anastasia. Sebagai lembaga legislatif yang membidangi urusan kesehatan, Komisi C DPRD Sintang menegaskan peran strategisnya untuk mendorong terciptanya program pencegahan dan penanganan penyakit menular, termasuk TBC, yang lebih efektif dan menyeluruh.
Anastasia menekankan bahwa langkah pertama dan terpenting dalam memutus mata rantai penularan TBC terletak pada kesadaran masyarakat sendiri. Ia mendorong warga untuk tidak ragu dan malu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila menemui gejala yang mengarah pada penyakit tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya deteksi dini untuk keberhasilan pengobatan dan pencegahan penularan lebih luas.
“Saya minta masyarakat jangan malu lah kalau ada gejala batuk lama, segera periksa ke puskesmas. Karena kalau cepat diketahui, nanti bisa cepat diobati dan tidak menular ke orang lain,” tegas Anastasia,
Politisi dari Partai NasDem ini tidak hanya berhenti pada ajakan untuk deteksi dini. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kepedulian yang lebih besar terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat serta pola hidup yang terjaga merupakan fondasi utama dalam mencegah berkembangnya berbagai penyakit, termasuk TBC.
Di sisi lain, Anastasia turut mengapresiasi kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh tenaga kesehatan di puskesmas, serta para kader desa yang berada di garis terdepan. Keaktifan mereka dalam melakukan sosialisasi, pendataan kasus, dan pendampingan pasien dinilai sebagai faktor kunci dalam upaya pengendalian TBC di tingkat akar rumput. Dukungan dari DPRD ini diharapkan dapat semakin memacu sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat untuk bersama-sama mencapai target bebas TBC di Kabupaten Sintang.