Bupati Sintang Launching Lomba Tanam Cabai “Takin Keren”

SINTANG, TB – Penanaman bibit cabai oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sintang Ny. Hermina Bala, Forkopimda, dan para undangan menandai dimulainya secara resmi Lomba Menanam Cabai “Takin Keren” antar Kantor Pemerintahan dan Kelurahan Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Camat Sintang, Senin pagi, 21 Juli 2025.

Namun lebih dari sekadar seremoni, Bupati Sintang menegaskan pentingnya keseriusan para peserta. Ia menyoroti bahwa lomba ini bukan semata mencari juara, melainkan bagian dari upaya menekan inflasi.

“Seringkali kita hanya menanam, tetapi saya mau menekankan, kita harus berkebun bukan hanya sekedar menanam. Berkebun memiliki arti menanam dan memelihara bahkan berlanjut,” ujar Bala.

Bala pun menjelaskan bahwa tanaman memerlukan tiga hal utama untuk tumbuh: cahaya, unsur hara di akar, dan air yang cukup. “Kalau tiga hal ini diperhatikan, saya yakin cabainya bisa hidup subur dan berbuah dan mungkin saja OPD tersebut menjadi juara,” tambah Bala.

Lomba ini, lanjut Bupati, juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mengendalikan harga bahan pangan. Karena itu, ia mengimbau agar kegiatan ini tak berhenti di kantor saja.

“Saya juga berpesan agar, OPD tidak hanya menanam cabai di kantor untuk lomba saja, tetapi ASN Pemkab Sintang juga menanam cabai di pekarangan rumahnya, lebih dari satu pohon cabai, kalau bisa 3-4 pohon. Supaya paling tidak gaji bapak ibu tidaklah untuk beli cabai. Kalau cabai sudah ada tentu duit itu berapa banyak pun pasti dipakai membeli yang lainnya,” ucap Bala.

Bala juga memberikan peringatan agar tidak ada peserta yang berpura-pura aktif mengikuti lomba dengan cara curang.

“Saya juga suatu hari nanti, akan mengunjungi kantor-kantor. Untuk mengecek keseriusan OPD mengikuti lomba ini. Supaya OPD serius dan tidak berbohong. Kalau dia harus berbohong dengan menukar polibag, saya khawatir, data apa yang nanti dia tukar untuk membohongi Kabupaten Sintang ini,” tegasnya.

Ia juga berharap, OPD yang berhasil menang bisa menjadi inspirasi dan tempat belajar bagi yang lain. Namun, yang tidak juara pun diminta tetap semangat dan aktif mencari ilmu.

“Bagi OPD yang juara nanti, bisa menjadi referensi bagi yang lain. Yang tidak juara jangan malu untuk selalu bertanya,” kata Bala.

“Saya juga menekankan bahwa jangan hanya bicara lomba menanam cabai dan juaranya. Saya juga mau bicara keberlanjutan dan keberlangsungan setelah lomba ini dilaksanakan. Jangan sampai habis lomba, lalu selesai. Dan kita memahami cara menanam cabai ini,” pungkasnya.

__Terbit pada
21 Juli 2025
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Teras Borneo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *